Kekayaan Pemilik Coupang Tembus Rp160 Triliun, Kini Dekati Bos Samsung

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 12 Maret 2021 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 455 2376507 kekayaan-pemilik-coupang-tembus-rp160-triliun-kini-dekati-bos-samsung-cwXyEw9HFn.jpg Founder Coupang Bom Kim. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - Saham raksasa e-commerce asal Korea Selatan, Coupang, melonjak usai pencatatan perdana di Bursa Efek New York, Kamis 11 Maret 2021.

Saat itu, saham dibuka dengan harga USD63,50, jauh melebihi harga IPO USD35 per saham dan menilai Coupang pada USD109 miliar. Harga IPO dinaikkan dari kisaran pasar USD32 menjadi USD34 per saham, di atas kisaran awal USD27 menjadi USD30.

Baca Juga: MacKenzie, Mantan Istri Orang Terkaya Dunia Nikah Lagi dengan Guru

10,2% saham pendiri dan kepala eksekutif perusahaan, Bom Kim sekarang bernilai USD11,1 miliar atau setara Rp160,11 triliun (mengacu kurs 14.425 per USD). Kekayaan itu lebih dari sepuluh kali lipat lompatan dari kekayaan bersihnya sebelum IPO sebesar USD1 miliar.

Rejeki nomplok itu membuat Kim, menjadi orang terkaya ketiga di Korea Selatan, di depan Jay Y. Lee, wakil ketua Samsung Electronics dan Mong-koo Chung, kepala honcho di kerajaan Hyundai.

Dengan perolehan awal USD4,6 miliar dalam IPO, Coupang melakukan pencatatan terbesar di AS sepanjang tahun ini dan merupakan perusahaan Asia terbesar yang terdaftar setelah Alibaba pada tahun 2014. Perusahaan yang berbasis di Seoul ini sekarang menjadi perusahaan rintisan paling bernilai di negaranya. negara, dua kali lipat kapitalisasi pasar mesin pencari Naver, yang bernilai USD54 miliar.

Baca Juga: Bikin Terharu, Pemulung Ini Jadi Crazy Rich dan Bahagiakan Warga Desa Naik Helikopter

Coupang, yang saat ini hanya beroperasi di pasar Korea, telah berhasil di negara di mana hampir semua 52 juta warganya memiliki smartphone dengan koneksi internet berkecepatan tinggi. Didirikan pada tahun 2010 oleh Kim yang berpendidikan Harvard dengan model bisnis yang mirip dengan Groupon yang berbasis di Chicago, Coupang telah mengubah model bisnisnya menjadi Amazon atau Alibaba Korea Selatan.

Hasil dari penawaran tersebut akan memberi Coupang peperangan untuk akuisisi potensial atau investasi dalam bisnis pelengkap, menurut prospektusnya. Perusahaan ini sekarang memiliki lebih dari 100 pusat pemenuhan di 30 kota dan kru yang terdiri dari 15.000 pengemudi tetap. Itu memungkinkan Coupang menjamin pengiriman hari berikutnya untuk pesanan yang dilakukan sebelum tengah malam. Menurut perusahaan, 70% populasi Korea tinggal dalam jarak 7 mil dari pusat logistik Coupang.

“Mereka mengambil pembelajaran global [dari Amazon dan Alibaba] dan hasilnya luar biasa,” kata Eric Kim, mitra pengelola perusahaan modal ventura Goodwater Capital, yang menjabat sebagai dewan direksi Coupang hingga 2016 seperti dilansir dari Forbes, Jumat (12/3/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini