Bank Mandiri Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Berikut Daftarnya

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 15 Maret 2021 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 278 2378173 bank-mandiri-rombak-jajaran-direksi-dan-komisaris-berikut-daftarnya-CBoaqtljCB.jpeg Bank Mandiri Ganti Direksi dan Komisaris. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Mandiri mengangkat Timothy Utama sebagai Direktur Informasi dan Teknologi menggantikan Rico Usthavia Frans yang telah habis masa jabatannya. Hal ini menjadi salah satu keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Sebelumnya, Timothy Utama merupakan Managing Director, Head of Operations and Technology Citibank.

Baca Juga: Bank Mandiri Bakal Gelar RUPS di Maret, Catat Jadwalnya

Pada jajaran komisaris, RUPST juga menyepakati penunjukkan Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris menggantikan Ardan Adiperdana.

Dengan keputusan ini, susunan direksi perseroan menjadi sebagai berikut:

Direktur Utama: Darmawan Junaidi

Wakil Direktur Utama: Alexandra Askandar

Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin

Direktur Kepatuhan & SDM: Agus Dwi Handaya

Direktur Treasury & International Banking: Panji Irawan

Direktur Commercial Banking: Riduan

Baca Juga: Laba Anjlok di 2020, Dirut Bank Mandiri: Kami Cukup Confident

Direktur Jaringan & Retail Banking: Aquarius Rudianto,

Direktur Operation: Toni Eko Boy Subari

Direktur Corporate Banking: Susana Indah Kris Indriati

Direktur Hubungan Kelembagaan: Rohan Hafas

Direktur Keuangan & Strategi: Sigit Prastowo

Direktur Information Technology: Timothy Utama.

Adapun susunan komisaris perseroan menjadi:

Komisaris Utama: M Chatib Basri

Wakil Komisaris Utama" Andrinof Chaniago

Komisaris Independen: Mohamad Nasir

Komisaris Independen: Boedi Armanto

Komisaris Independen: Loeke Larasati Agoestina

Komisaris Nawal Nely: Komisaris Faried Utomo

Komisaris: Arif Budimanta

Komisaris: Rionald Silaban,

Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh.

“Kami meyakini keputusan pemegang saham ini akan menjadikan pengurus perseroan semakin solid dan mampu membawa Bank Mandiri semakin berperan dalam pemulihan ekonomi nasional untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi kepada media di Jakarta (15/3/2021).

RUPST hari ini juga menyetujui besaran 60% dari laba bersih 2020 atau sekitar Rp10,27 triliun (sekitar Rp220 per lembar saham) sebagai dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham. Dengan memperhitungkan komposisi saham merah putih yang sebesar 60%, maka Bank Mandiri akan menyetorkan dividen sekitar Rp6,16 triliun ke kas Negara. Sedangkan, sebanyak 40% dari laba bersih tahun lalu akan menjadi laba ditahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini