Share

Jangan Ditinggal! UMKM Tak Cuma Butuh BLT tapi Pendampingan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 16 Maret 2021 19:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 16 455 2378741 jangan-ditinggal-umkm-tak-cuma-butuh-blt-tapi-pendampingan-UkrIWuNUPX.jpg UMKM (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah diminta tak hanya fokus dalam pencairan program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM. Namun, hal yang lebih dibutuhkan oleh para pelaku UMKM adalah pendampingan dalam menjalani usahanya agar dana BLT tersebut dapat menghasilkan keuntungan yang melimpah bagi mereka.

"Selain dikasih dana, kita bisa mempertanggungjawabkan. Ini hanya dikasih dana, tapi kurang didampingi untuk mempertanggungjawabkan," kata Ketua Bidang UKM/IKM Apindo Ronald Walla kepada Okezone, Selasa (16/3/2021).

Baca Juga: Suntikan Dana Seret, UMKM Tertatih-tatih Bangkit dari Keterpurukan

Menurut dia, jika pemerintah merasa jumawa setelah mampu memberikan stimulus kepada pengusaha kecil, maka itu tak menjadi tolok ukur bahwa program tersebut berhasil.

"Jadi orang bisa menggunakan BLT itu untuk kemajuan bisnis mereka. Bisa beranak dan berkembang," ujarnya.

Dia mengakui bila pandemi Covid-19 ini memang mendatangkan musibah bagi para pelaku usaha. Oleh sebab itu harus ada kehadiran pemerintah dalam menolong pelaku UMKM.

Baca Juga:  Ada Rumah BUMN, UMKM Bisa Naik Kelas dan Juara

"Pandemi ini ada musibahnya, tapi ada kesempatan juga. Kita harus sadar dan berubah," kata dia.

Sebelumnya, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Eddy Satria mengatakan bahwa program tersebut masih dalam tahap persiapan.

"Sekarang masih dalam (tahap) persiapan. Permenkopnya hampir rampung," ujar Eddy kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta.

Adapun syarat untuk menerima BLT UMKM ini adalah sebagai berikut:

1. Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)

3. Memiliki Usaha Mikro

4. Bukan ASN, TNI/Polri, serta pegawai BUMN/BUMD

5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR

6. Bagi pelaku Usaha Mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Penerima BPUM hanya dapat diusulkan dan diajukan oleh pengusul Banpres Produktif usaha mikro, yakni:

1. Dinas yang membidang Koperasi dan UKM

2. Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum

3. Kementerian atau lembaga

4. Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK.

Kemudian, calon penerima harus mendaftarkan diri ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah kabupaten/kota di wilayah masing-masing.

Calon penerima pun wajib menyiapkan sejumlah berkas seperti berikut:

1. Nomor Induk Kependudukan (NIK)

2. Nama Lengkap

3. KTP

4. Alamat tempat tinggal sesuai KTP

5. Bidang usaha

6. Nomor telepon

Nantinya, penerima BLT UMKM akan menerima informasi melalui pesan singkat (SMS) oleh bank penyalur.

Setelah menerima SMS, penerima harus segera melakukan verifikasi ke bank penyalur yang sudah ditentukan untuk mencairkan dana yang sudah didapat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini