Share

Meterai Rp10 Ribu Dipalsukan, Ditjen Pajak: Merugikan Negara

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 17 Maret 2021 13:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 17 320 2379216 meterai-rp10-ribu-dipalsukan-ditjen-pajak-merugikan-negara-N4MpLDezvF.jpg Meterai. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta membongkar sindikat pembuat meterai palsu pecahan Rp10 ribu. Polisi menangkap tujuh tersangka dengan berbagai peran.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Neilmaldrin Noor mengatakan adanya sindikat meterai palsu ini membuat negara banyak alami kerugian.

Baca Juga: Siap-Siap, Aturan Bea Meterai Rp10.000 Terbit Pekan Depan

"Tentunya tindakan pemalsuan melanggar hukim dan merugikan negara. Potensi kerugiaannya dan merugikan rakayat Indonesia," kata Neil dalam video virtual, Rabu (17/3/2021)

Dia berterima kasih atas kerjasama Polisi yang membongkar sindikat pembuatan materai asli. Hal ini tentu bisa menyelamatkan uang negara.

Baca Juga: Ciri Khusus Meterai Rp10.000, Cek Jangan Sampai Tertipu

"Padahal meterai yang enggak asli dan dibuat melawan hukum bea meterai itu pajak dan dokumen dan ini sumber penrimaan negara yang kita pakai untuk pembangunanan," katanya

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperkenalkan materai tempel baru dengan nominal Rp 10.000 pada akhir 28 Januari 2021. Materai ini sebagai pengganti materai tempel lama desain 2014. Materai tempel baru tersebut sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.

"Meterai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui oleh masyarakat,"bebernya

Saat ini, Polisi juga mengamankan ribuan lembar meterai senilai 10.000 yang sudah siap edar. Lengkap dengan alat pencetaknya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini