Mendag Panggil Bos Shopee hingga Bukalapak, Ada Apa?

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 18:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 320 2380825 mendag-panggil-bos-shopee-hingga-bukalapak-ada-apa-jlGTN5p3E8.jpg Belanja Online (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bakal memanggil bos-bos e-commerce besar untuk mengatur diskon penjualan online. Pengaturan diskon dilakukan agar tak mematikan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Baca juga: KPPU Selidiki Predatory Pricing yang Bunuh UMKM

Lutfi mengaku sudah berbicara dengan banyak stakeholder besar, seperti Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA), Indonesia champion yaitu Tokopedia, Blibli, Bukalapak dan Traveloka. Dan pemain Internasional yaitu Shopee dan Lazada.

“Jadi saya sudah panggil semuanya. Kita bicara terbuka, saya udah utarakan ke mereka pemerintah ingin punya marketplace yang level equal playing field artinya punya kesetaraan,” kata Lutfi dalam konferensi persnya, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Predatory Pricing di E-Commerce, Apa Langkah KPPU?

Dia menjelaskan bahwa pemerintah menginginkan perdagangan yang punya kesetaraan sehingga tercipta ekosistem yang adil dan punya manfaat. Dalam hal ini, kemendag akan mengatur mengenai diskon yang besar - besaran. Namun sayangnya Lutfi belum mau merincikan aturan tersebut.

“Filosofinya kita akan jaga yaitu perdagangan yang adil dan perdagangan yang bermanfaat, artinya kalau dia tidak adil, saya akan atur. Kalau yang asing makan yang lokal, saya akan atur, kalau yang lokal injek pedagang UMKM-nya, saya akan atur,” terangnya

Sekedar informasi, aturan untuk memberi pembatasan diskon ini dilakukan agar prilaku predatory pricing atau permainan harga bisa dihilangkan. Supaya pelaku UMKM tidak menjadi korban.

“Jadi saya sekarang sedang finalisasi antar Kementerian dan saya akan panggil lagi pemain-pemain tersebut akhir bulan ini. Sebelum puasa, Insya Allah akan selesai,” tandasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini