Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menkop ke UMKM: Medsos Jangan Digunakan untuk Chatting Saja

Michelle Natalia , Jurnalis-Selasa, 23 Maret 2021 |15:43 WIB
Menkop ke UMKM: Medsos Jangan Digunakan untuk Chatting Saja
Menko Minta UMKM Maksimalkan Media Sosial. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak pelaku UMKM untuk dapat berinovasi dan mengoptimalkan teknologi digital. Salah satunya melalui media sosial dan platform jejaring online.

"Jangan hanya digunakan untuk chatting atau browsing saja. Coba cari komunitas dengan hobi serupa untuk berjejaring dan bersinergi, mudah-mudahan bisa membuka jalur dan potensi kolaborasi," ucap Teten pada acara Talkshow Launching Krealogi milik Du Anyam, secara daring di Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Baca Juga: HIPMI Minta OJK Hapus UMKM yang Masuk Daftar Hitam BI Checking

Menurut Teten, media sosial dapat digunakan untuk membangun kekuatan brand. Produksi konten secara konsisten akan menghadirkan narasi yang kuat untuk brand milik UMKM.

Selain itu, lanjut Teten, penting bagi para pelaku UMKM untuk masuk ke dalam platform jejaring usaha. Teten mengapresiasi atas dirilisnya aplikasi Krealogi oleh Du Anyam yang menghubungkan para pelaku UMKM khususnya di bidang kriya dengan kebutuhan pasar.

“Krealogi oleh Du Anyam hadir dengan pemosisian yang sangat kuat, platform digital yang mempersiapkan penggunanya untuk dapat akses rantai pasok. Krealogi adalah ekosistem rantai pasok digital, khususnya bagi UMKM sektor kriya," ujar Teten.

Baca Juga: Produk UMKM Keripik Pisang Jadi Favorit Para Diplomat

Teten menambahkan, transformasi agar UMKM hadir dalam rantai pasok juga merupakan salah satu fokus program strategis KemenkopUKM.

“Saat ini, kontribusi ekspor UMKM masih di angka 14%, masih minim, masih jauh dibandingkan Jepang (54%) dan Tiongkok(70%)," imbuhnya.

Tidak bisa dipungkiri, kunci dari performa negara-negara tersebut adalah bahwa hadirnya UMKM mereka dalam rantai pasok.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement