Ingin Masa Tua Happy? Hindari 6 Kesalahan Ini saat Memulai Dana Pensiun

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 22:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 622 2383931 ingin-masa-tua-happy-hindari-6-kesalahan-ini-saat-memulai-dana-pensiun-brqnLNEks7.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Mempersiapkan dana pensiun sejak dini memiliki tantangan tersendiri. Terkadang, orang lebih memprioritaskan aspek finansial lain dalam jangka pendek, berbeda dengan dana pensiun yang dirasa kurang mendesak. Alhasil, orang pun sering menunda-nunda untuk menyiapkan dana pensiun.

Selain itu, menabung untuk masa pensiun membutuhkan waktu yang sangat lama, sampai puluhan tahun. Tabungan tersebut rentan untuk digunakan ketika terdapat desakan finansial, misal untuk membayar hutang atau membeli rumah. Padahal, dana pensiun sangat penting untuk menjamin kenyamanan hidup dan memiliki cukup uang untuk menafkahi anak-anak.

Kekhawatiran tidak bisa menabung untuk masa pensiun juga dirasakan masyarakat Amerika. Survei yang dilakukan LearnVest dan Chase Blueprint menyebutkan kekhawatiran finansial nomor satu orang Amerika adalah apakah mereka bisa menabung untuk masa pensiun atau tidak.

Baca Juga: Yuk Mulai Siapkan Tabungan Pensiun, Banyak Manfaatnya Lho 

Sekitar sepertiga pria dan wanita menyebutkan hal itu sebagai perhatian utama untuk membayar hutang dan memiliki cukup uang untuk hidup nyaman.

Berikut beberapa kesulitan dan kesalahan persepsi yang biasanya muncul ketika mempersiapkan dan menabung dana pensiun, beserta solusinya dilansir dari Real Simple, Jakarta, Kamis (25/3/2021).

1. Merasa tidak memiliki alokasi untuk menabung dana pensiun

Lebih dari satu dari empat wanita dalam survei LearnVest mengatakan mereka tidak punya uang untuk dialokasikan ke dana pensiun. Itu adalah mitos belaka. Mulailah memotong pengeluaran dari nominal terkecil, seperti uang untuk makan siang. Misal alokasi untuk makan siang di kantor setiap hari adalah Rp25.000, jika bisa membawa bekal dari rumah, maka uang tersebut bisa ditabung untuk dana pensiun.

2. Masih banyak waktu untuk memulai tabungan untuk masa pensiun

Ini adalah godaan terbesar untuk menyiapkan dana pensiun. Karena merasa waktu pensiun masih panjang, orang selalu tergoda untuk menunda sampai akhirnya menyesal karena dana yang terkumpul sedikit.

Pertimbangkan hal ini untuk motivasi menabung: semakin lama menunda menabung untuk masa pensiun, maka akan sedikit uang yang terkumpul dan dan semakin sulit untuk menabung setelah tidak ada pemasukan.

3. Menikah adalah alasan untuk tidak mengkhawatirkan dana pensiun

Kesejahteraan finansial dalam pernikahan bergantung kepada banyak hal. Pertimbangkan apakah suami istri bekerja dan bagaimana jika salah satunya beralih karier atau bahkan berhenti, lalu bagaimana alokasi pendidikan anak serta bagaimana persiapan dana darurat jika ada yang sakit, dan masih banyak lagi pertanyaan dan permasalahan yang muncul setelah menikah.

Hal tersebut menunjukan bahwa menikah tidak akan mengurangi kekhawatiran dalam hal finansial. Dalam pernikahan, kekhawatiran finansial akan berubah namun tidak akan hilang, dan masalah keuangan akan selalu ada baik menikah atau tidak.

4. Ingin bersenang-senang dulu sebelum menabung

Menabung untuk masa pensiun bukanlah sebuah pilihan tunggal. Jadi, walaupun sudah mulai menabung untuk masa pensiun bukan berarti tidak bisa menikmati hidup di masa sekarang. Buat rencana pengeluaran yang bisa dialokasikan untuk gaya hidup, seperti berbelanja, hiburan, perawatan tubuh, gym, dan lain-lain. Namun tetap tidak dengan mengorbankan hari esok.

5. Mengedepankan biaya kuliah anak dulu sebelum menabung dana pensiun

Kuliah memang butuh biaya yang besar, tetapi selalu ada jalan yang dapat mengurangi beban melalui berbagai bantuan keuangan, seperti beasiswa. Berbeda dengan tabungan pensiun, tidak banyak alternatif yang bisa membantu keuangan setelah pensiun. Oleh sebab itu, menabung untuk masa pensiun harus menjadi prioritas keuangan utama, sisa uang yang dimiliki dapat digunakan untuk tabungan kuliah.

6. Berencana akan tetap bekerja bahkan setelah pensiun

Menurut studi LearnVest, 17% wanita dan 14% pria percaya bahwa mereka dapat tetap bekerja setelah pensiun. Tetapi ada beberapa kemungkinan yang sangat bisa terjadi misalnya bagaimana jika tidak dapat menemukan pekerjaan, atau bagaimana jika memiliki masalah kesehatan yang menghambat kinerja tubuh.

Maka dari itu, penting untuk menyimpan uang untuk masa pensiun, sehingga siap untuk menghadapi berbagai kemungkinan , kondisi, dan masalah finansial apa pun menjelang hari tua nanti.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini