Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang IPO, Anak Usaha Jasa Marga Kembangkan Bisnis Tol

Taufik Fajar , Jurnalis-Sabtu, 27 Maret 2021 |13:17 WIB
Jelang IPO, Anak Usaha Jasa Marga Kembangkan Bisnis Tol
Anak Usaha Jasa Marga Siapkan IPO. (Foto: Okezone.com/Jasa Marga)
A
A
A

JAKARTA - PT Jasamarga Related Business (JMRB) tengah gencar menyusun sejumlah persiapan, salah satunya dengan mengembangkan lini bisnisnya. Hal ini dilakukan menjelang go public atau Initial Public Offering (IPO),

Direktur Utama PT JMRB Cahyo Satrio Prakoso mengatakan, lini bisnis yang tengah menjadi fokus PT JMRB adalah pengembangan kawasan di koridor jalan tol, atau Toll Corridor Development (TCD).

Menurutnya, koridor jalan tol memiliki potensi yang amat besar, baik dari sisi bisnis atau ekonomi. Terlebih, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan kelompok usahanya mengelola konsesi jalan tol sekira 1.500 Km di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Dorong IPO, Ketua Kadin Ingin Startup Indonesia seperti Alibaba dan Facebook

"Selain pengembangan TCD, PT JMRB sudah manfaatkan koridor jalan tol untuk peluang bisnis, di antaranya adalah sarana media periklanan dan utilitas seperti fiber optic, pipa minyak, pipa gas, serta pengelolaan dan pengembangan rest area dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM)," ujar dia, Sabtu (27/3/2021).

Lebih lanjut, Cahyo juga menjelaskan, saat ini PT JMRB tengah fokus mengembangkan koridor jalan tol di ruas Jakarta-Cikampek Selatan dan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Menurutnya, potensi yang dimiliki Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan memiliki potensi yang amat besar, karena menjadi pelengkap bagi ruas-ruas esksisting seperti Ruas Purbaleunyi, Jakarta-Cikampek, dan JORR.

Baca Juga: IPO Capai 46 Emiten, Pandemi Pengaruhi Pasar Modal di Indonesia

"Di koridor Japek Selatan kami berencana mengembangkan kawasan industri yang mengombinasikan antara kawasan komersil dan logistik di kawasan Jalan Tol Japek Selatan. Sedangkan di Ruas Jalan Tol JORR, kami tengah mendalami perencanaan pengembangan kawasan mixed use development yang memadukan kawasan residensial, perkantoran, dan retail dalam satu lokasi yang terintegrasi," ungkap Cahyo.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement