Bali Buka Pintu Turis Asing, Menko Luhut Percepat Vaksin 2 Juta Orang

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 27 Maret 2021 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 27 320 2384998 bali-buka-pintu-turis-asing-menko-luhut-percepat-vaksin-2-juta-orang-YGvthFfOsJ.jpg Bali Buka Pintu untuk Wisatawan Asing. (Foto: Okezone.com/Telegraph)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah telah evaluasi tentang aturan pelarangan masuknya wisatawan asing ke Indonesia. Hal itu seiring adanya program vaksinasi secara nasional.

"Peraturan itu lagi kita evaluasi karena sekarang ini kita upayakan sampai bulan depan kita sudah bisa melakukan vaksinasi kepada 1,8 juta orang atau dekat 2 juta dan Bulan April-Mei kita bisa tambah 1 juta orang sehingga Bulan Juli harapan kami sudah terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok) dan Bali menjadi green zone," ujar Menko Luhut dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/3/2021).

Baca Juga: Pemerintah Bakal Izinkan Turis Asing Datang ke RI, Ini Syaratnya

Dengan terbentuknya herd immunity dia berharap Bali dapat segera membuka akses untuk wisatawan asing meskipun kunjungan wisatawan domestik juga didorong penambahannya.

Belajar dari dampak pandemi ini, pemerintah, lanjut Menko Luhut membuat kebijakan untuk melakukan diversifikasi ekonomi agar ekonomi Bali lebih tahan terhadap goncangan.

Baca Juga: Mendag Promosikan Kapal Pesiar Mancanegara Berlayar ke Maluku Utara

"Kita siapkan kebijakan jangka pendek dan jangan menengah untuk mengembangkan ekonomi Bali dari sektor Industri Kreatif, pendidikan tinggi, energi terbarukan, pertanian dan wisata kesehatan," ungkap Luhut.

Dan untuk mencapai tujuan tersebut, dia mengatakan bahwa pemerintah membuka peluang investasi dari negara-negara sahabat.

Di sisi lain, dia juga mengatakan bahwa pemerintah juga akan mulai mengkaji pemberlakuan visa 5 tahun bagi warga asing.

"Setelah kita melakukan kajian, kita akan memberlakukan kebijakan ini dalam waktu dekat supaya dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata misalnya dengan adanya work from Bali,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini