Jadi Saksi Kasus Tiket Umrah, KPPU Minta Lion Air Bersikap Kooperatif

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 320 2386050 jadi-saksi-kasus-tiket-umrah-kppu-minta-lion-air-bersikap-kooperatif-H1On9W7HJ4.jpg Lion Air (Shutterstock)

JAKARTA – PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) absen dari panggilan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebagai saksi. Panggilan ini perihal Sidang Pemeriksaan Lanjutan atas Perkara No. 06/KPPU-L/2020 tentang Dugaan Praktek Diskriminasi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terkait Pemilihan Mitra Penjualan Tiket Umroh Menuju dan dari Jeddah dan Madinah (atau dikenal dengan Kasus Tiket Umroh) yang digelar hari ini (Senin, 29/3/21) di KPPU.

Ini merupakan panggilan pertama yang dialamatkan KPPU kepada Lion Air untuk kasus tersebut.

 Baca juga: Diskriminasi Kargo Barang, KPPU Denda Lion Air Group Rp3 Miliar

Kepala Panitera pada Sekretariat KPPU Ahmad Muhari menuturkan, Lion Air dalam perkara ini merupakan salah satu saksi dari pihak Majelis Komisi. Khususnya guna memperkuat alat bukti adanya praktik diskriminasi yang dilakukan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam pemilihan mitra penjualan tiket umroh.

“Atas panggilan sidang KPPU, Lion Air tidak memberikan konfirmasi kehadiran apapun terkait panggilan tersebut. Sebagaimana Pasal 41 ayat (2) Undang-undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (UU 5/1999), pelaku usaha dilarang menolak diperiksa, menolak memberikan informasi yang diperlukan dalam penyelidikan dan atau pemeriksaan, atau menghambat proses penyelidikan dan atau pemeriksaan,” tutur Ahmad dalam keterangan resminya, Senin (29/3/2021).

 Baca juga: Terbang ke 70 Rute Domestik Ini Gratis Rapid Antigen, Begini Syaratnya

Apabila melanggar ketentuan pasal tersebut, KPPU dapat menyerahkan kepada penyidik untuk dilakukan penyidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk itu, KPPU mengimbau agar Lion Air bersikap kooperatif dalam memenuhi setiap panggilan yang akan disampaikan KPPU untuk proses pemeriksaan yang berjalan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini