Menhub Beberkan Sulitnya Temukan CVR Sriwijaya Air SJ-182

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 31 Maret 2021 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 320 2387149 menhub-beberkan-sulitnya-temukan-cvr-sriwijaya-air-sj-182-hzCKEpJL6Z.jpg Serpihan Pesawat Sriwijaya Air (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi buka-bukaan tentang proses pencarian kotak hitam atau blackbox berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) Sriwijaya Air SJ-182. Adapun CVR sendiri berhasil ditemukan pada kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut Budi, proses pencarian CVR tidaklah mudah. Karena tim pencari harus menyelam ke dasar laut dan mencari diantara puing-puing pesawat.

“Apa yang dilakukan tidak mudah karena kita mencari secara teknis di mana penyelam itu ke dasar laut banyak sekali puing-puing sehingga metodenya diubah nanti ketua KNKT akan menjelaskan bagaimana itu dilakukan,” ujarnya dalam acara konferensi pers, Rabu (31/3/2021).

Baca Juga: CVR Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Menhub Ungkap Pembicaraan Pilot 

Oleh karena itu, Menhub pun memberikan apresiasi kepada tim pencari gabungan yang tanpa henti terus melakukan pencarian. Adaoun tim pencari yang bergabung di dalamnya seperti dari Kementerian Perhubungan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan SAR Nasional (Basarnas) hingga TNI Polri.

Menhub juga berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang setiap saat memberikan perhatiannya sehingga membuat seluruh tim bersemangat untuk melakukan pencarian.

“Saya terima kasih kepada Basarnas, KNKT, Polri yang bekerja luar biasa. Bahwa yang kita temukan hari ini kita menyampaikan puji sukur kepada Tuhan yang Maha Esa. Apa yang ditemukan itu adalah suatu upaya untuk mendapatkan data data yang lebih baik,” jelasnya.

Menhub juga mengaku sudah melapor kepada Presiden Joko Widodo terkait penemuan CVR ini. Setelah itu, CVR ini akan diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Secara teknis penemuan ini sudah dilaporkan kepada kami (Kementerian Perhubungan) dan kami sudah lapor kepada Presiden (Joko Widodo). Kami segara akan memberikan kepada KNKT dan akan dilakukan tindaklanjut semuanya,” jelas Menhub.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini