Pasca-Penyerangan Mabes Polri, Pengamanan Stasiun MRT Diperketat

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 01 April 2021 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 320 2387782 pasca-penyerangan-mabes-polri-pengamanan-stasiun-mrt-diperketat-0nL6HUkHBE.jpg MRT (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta memastikan keselamatan para penumpangnya. Hal tersebut menyusul terjadinya serangan yang dilakukan oleh terduga teroris di Mabes Polri kemarin.

Pengamanan di stasiun dan fasilitas miliki MRT akan ditambah. Di mana MRT Jakarta bekerjasama dengan kepolisian maupun TNI untuk mengamankan stasiun hingga di dalam kereta.

Baca Juga: Menkeu: Biayai Vaksinasi Covid-19 Setara Bangun 4 Kali MRT

Sebagai gambaran, Stasiun MRT Jakarta sendiri cukup dekat dengan lokasi kejadian yakni Mabes Polri. Ada dua stasiun yang lokasinya dekat dengan lokasi kejadian pertama adalah Stasiun MRT Asean yang diperkirakan hanya berjarak sekitar 1 km saja.

Sedangkan satu stasiun lagi adalag Stasiun MRT Block M BCA. Diperkirakan jarak dari Stasiun menuju Mabes Polri adalah hanya sekitar 900 meter saja.

Baca Juga: Pemprov DKI Tetapkan Lokasi Pembangunan Jalur MRT Koridor Kota-Ancol Barat

“(MRT) senantiasa berkoordinasi, bekerja sama dengan instansi berwenang, baik kepolisian maupun TNI,” ujar Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo kepada media, Kamis (1/4/2021).

Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman dan selamat kepada para penumpang MRT Jakarta. Menurutnya, perseroan akan selalu mengutamakan keselamatan penumpang dalam keadaan apapun.

“Pada prinsipnya MRT Jakarta Selatan ruu selalu mengutamakan keselamatan pengguna jasa, dalam keadaan apapun. Termasuk dalam penerapan pengamanan di seluruh fasilitas MRT Jakarta yang telah mempertimbangkan berbagai risiko yang ada,” jelasnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Dua orang terduga teroris nekat masuk ke Markas Besar Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan sekira pukul 16.30 WIB. Satu terduga teroris berjenis kelamin perempuan berhasil dilumpuhkan petugas, sedangkan pria sudah diamankan dan diintograsi petugas.

Kejadian sendiri bermula saat seorang perempuan berjilbab biru tua dengan busana panjang hitam berjalan mendekati pos petugas dengan membawa bungkusan kotak kuning diduga berisi pistol.

Dia pun menodongkan senjata ke arah seorang petugas polisi di pos tersebut. Ada dua anggota polisi yang melihatnya. Mereka pun kemudian menghindar dan diikuti oleh perempuan itu.

Seorang polisi berpakaian preman mendekat dari arah belakang sambil mengokang senjata. Sementara itu, teroris perempuan masih menunggu ada orang keluar di depan pos. Dia berjalan kembali ke arah parkiran sambil menodongkan pistolnya ke berbagai arah. Saat itulah dia ditembak hingga tersungkur di jalan area parkiran Mabes Polri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini