Tegur Pertamina karena Harga Pertamax Cs Naik, Gubernur Edy: Salah Itu

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Jum'at 02 April 2021 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 02 320 2388282 tegur-pertamina-karena-harga-pertamax-cs-naik-gubernur-edy-salah-itu-MdybE9ue3J.jpg Gubernur Sumut Edy soal Harga BBM Naik (Foto: Okezone)

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyalahkan PT Pertamina (Persero) atas terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Non-Subsidi di Sumatera Utara. Padahal Pertamina justru menyebut kenaikan harga BBM nonsubsidi itu dilakukan karena mereka mengikuti Peraturan Gubernur Sumatera Utara.

Edy Rahmayadi mengatakan tidak tepat kalau Pertamina menjadikan Pergub Nomor 01 Tahun 2021 sebagai dasar menaikkan harga BBM non-subsidi di Sumut.

"Udah pasti Pertamina salah, sudah pasti," sebut Edy, Medan, Jumat (2/4/2021).

Baca Juga: Harga Pertalite hingga Pertamax Naik Hari Ini, Cek Daftarnya

Sebab kata Edy, untuk menaikkan harga BBM harus ada persetujuan DPR bersama pemerintah. "Tak bisa dan tak punya wewenang gubernur karena bersangkutan dengan moneter itu," tegasnya.

"Mau beban mau tidak BBM tidak bisa dinaikkan. Salah itu, nanti kita tegur. Nanti akan saya tanyakan Pertamina," tambahnya.

Mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) itu pun meminta agar Pertamina mengevaluasi kebijakan menaikkan harga tersebut.

"Pertamina harus mengevaluasi prosedur untuk menaikkan harga," tukasnya.

Sementara itu sebelumnya PT Pertamina menyebut kenaikan harga BBM non-subsidi yang mereka lakukan, merujuk pada nilai keekonomian masing-masing BBM atas komponen pembentuk harganya. Termasuk komponen retribusi dan pajak.

Pasca-kebijakan Gubernur Sumatera Utara yang menaikkan Pajak Bahan Bakar Kenderaan Bermotor (PBBKB) dari 5 persen menjadi 7,5 persen, maka secara otomatis nilai keekonomian BBM juga mengalami kenaikan. Kebijakan menaikkan PBBKB itu termaktub dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Sumut Nomor 01 Tahun 2021.

Sedangkan untuk tarif PBBKB Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti Premium dan Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti Bio Solar tidak mengalami perubahan

"Mengacu pada perubahan tarif PBBKB yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sesuai dengan surat edaran Seketaris Daerah Provinsi Sumut, per tanggal 1 April 2021, Pertamina melakukan penyesuaian harga khusus untuk BBM nonsubsidi di seluruh wilayah Sumut," jelas Manager Humas dan CSR Pertamina MOR I-Sumbagut, Taufikurachman.

Adapun kenaikan harga BBM yaitu:

- Pertalite dari Rp 7.650 menjadi Rp 7.850

- Pertamax dari Rp 9.000 menjadi Rp 9.200

- Turbo dari Rp 9.850 menjadi Rp 10.050

- Dex dari Rp 10.200 menjadi Rp 10.400

- Dexlite dari Rp 9.500 menjadi Rp 9.700

- Solar NPSO dari Rp 9.400 menjadi Rp 9.600

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini