5 Cara Tetap Termotivasi di Tempat Kerja saat Merasa Kurang Dihargai

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Minggu 04 April 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 04 622 2389051 5-cara-tetap-termotivasi-di-tempat-kerja-saat-merasa-kurang-dihargai-kaahXBp3Sk.jpg Tips Kerja (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Menjadi seseorang yang produktif di lingkungan kerja penting bagi siapa pun, namun hal ini terkadang tidak sebanding dengan apa yang mereka dapatkan, terutama dari hal paling sepele: penghargaan atau apresiasi dari atasan.

Banyak karyawan tidak merasa dihargai oleh atasan mereka dalam budaya bisnis saat ini. Akibatnya, motivasi dan produktivitas sering kali kurang. Ini menciptakan lingkaran berbahaya di mana kurangnya penghargaan menyebabkan kurangnya pekerjaan dan menciptakan konflik di tempat kerja.

Bukan hanya kurangnya apresiasi dapat berdampak pada kinerja, namun hal itu sebenarnya menyebabkan penurunan kesehatan dalam bentuk stres dan kecemasan.

Baca Juga: 3 Alasan Berhenti Bekerja dan Banting Setir Buka Usaha 

Berikut beberapa hal praktis yang dapat dilakukan untuk menghindari keputusasaan dan tetap termotivasi, dilansir dari The Balance, Minggu (4/4/2021).

1. Fokus pada kemenangan kecil

Semua orang pasti pernah mengalami hari-hari yang tidak berjalan sesuai keinginan. Sesepele printer macet tepat sebelum rapat besar, tidak ada klien yang membalas pesan, kopi tumpah di baju putih. Pada hari-hari seperti itu, mencari kemenangan atau kemajuan kecil dalam diri dapat membantu menenangkan diri.

Ketika mencoba mencari kemenangan kecil, seseorang memaksa otaknya untuk berhenti berfokus pada rangsangan negatif secara otomatis. Ini menangkal bias negatif dan membantu seseorang lebih sadar akan hal-hal positif yang sedang terjadi.

2. Memotivasi diri meraih suatu tujuan

 

Hal yang menakjubkan tentang menjadi manusia berarti dia memiliki kapasitas untuk menetapkan tujuannya sendiri dan menemukan kesenangan dalam mencapainya. Nyatanya, hal itu bisa menumbuhkan penghargaan diri.

Ketika seseorang tidak mendapatkan banyak umpan balik positif dari atasan, dia mungkin harus menetapkan tujuannya sendiri dan melacak kemajuan dirinya. Melakukan hal tersebut dapat menciptakan motivasi internal. Meskipun ini tidak dapat sepenuhnya menggantikan dorongan positif dari atasan, ini berfungsi sebagai hiburan kecil untuk membuatnya terus maju selama masa-masa sulit.


3. Olahraga sebelum bekerja

Terkadang sumber motivasi terbaik datang dari luar kantor. Secara khusus, banyak hal yang bisa diperoleh dari berolahraga di pagi hari sebelum berangkat kerja. Baik itu sesi olahraga di gym terdekat atau jogging di sekitar komplek, melakukan beberapa aktivitas fisik akan membantu seseorang merasa lebih baik tentang dirinya, dan dapat memperkuat kondisi mental.

 

4. Kenali signifikansi dari pekerjaan

Banyak orang merasa kurang dihargai dan kurang motivasi karena gagal melihat pentingnya pekerjaan yang mereka lakukan. Meskipun pada akhirnya terserah atasan untuk menyampaikan signifikansi ini, mungkin seseorang harus melakukan refleksi sendiri jika tidak mendapatkan dukungan apa pun di pekerjaannya. Gali lebih dalam dan berpikir secara positif apa efek dari pekerjaannya terhadap perusahaan, atau mungkin bagi kehidupannya sendiri.

5. Bicaralah dengan jujur

Terkadang fakta bahwa seseorang merasa kurang dihargai sama sekali tidak diperhatikan oleh atasan. Mereka mungkin sangat sibuk sehingga tidak menyadari bahwa dia merasa seperti ini. Jangan hanya mencurigai dan tidak melakukan apa-apa, mungkin masalahnya adalah jangan takut untuk angkat bicara.

Bersikaplah strategis untuk memulai percakapan ini dengan atasan. Jelaskan bahwa mereka terkadang tidak memenuhi harapan dan diskusikan beberapa cara yang dapat menambah motivasi untuk terus maju.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini