Royalti Lagu, PHRI: Jangan Semua Dipungut Pelaku Usaha Lagi Susah!

Ferdi Rantung, Jurnalis · Selasa 06 April 2021 20:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 06 320 2390460 royalti-lagu-phri-jangan-semua-dipungut-pelaku-usaha-lagi-susah-MQnfs0feqr.jpg Musik (Foto: Highend)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik. Beleid tersebut mengatur tentang kewajiban pembayaran royalti bagi yang menggunakan lagu dan/atau musik secara komersial ataupun layanan publik.

Baca Juga:  Putar Lagu di Pesawat Harus Bayar Royalti, Begini Reaksi Dirut Garuda

Menanggapi hal itu, Ketua Badan Pimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantono mengatakan seharusnya pemerintah jangan dulu membuat hal - hal yang menyulitkan pelaku usaha.

"Kita sih mintanya cooling down dulu lah dalam situasi sulit seperti ini," katanya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga:  Maruli Tampubolon Buka Suara Soal Pengelolaan Royalti

Sutrisno menjelaskan dalam hal ini pihaknya bukan tidak mau bayar royalti. Namun keadaan di tengah pandemi covid-19 ini pelaku usaha sedang mengalami kesusahan.

"Jangan semua dipunguti kita juga kan lagi susah, nanti kalo sudah lebih baik baru boleh lah yang seperti itu," terangnya

Dia menambahkan bahwa selama ini pihak juga membayar royalti pada musik - musik yang bersifat komersial, baik di hotel dan restoran.

"Ya kalo lagu itu bersifat komersial dibayar tentunya. Tapi seharusnya ditengah kondisi seperti ini jangan ada aturan seperti itu, karena kami sedang sulit," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini