IHSG Sempat Luka Parah, Semua Sektor Ambrol karena Pandemi

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 278 2391027 ihsg-sempat-luka-parah-semua-sektor-ambrol-karena-pandemi-8Hpa7ZplMJ.jpeg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Pandemi Covid mengakibatkan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup tinggi di tahun 2020. Diketahui, pada awal tahun 2020 IHSG masih berada di level 6.299. Akan tetapi, di bulan Maret 2020 itu sudah berada di level 3.911.

“Jadi penurunan indeks cukup tinggi akibat dari pandemi sendiri. Tetapi, kalau kita lihat di sektornya, pada sebagian sektor semua mengalami tekanan turun,” tutur Direktur PT Ekuator Swarna Investama Hans Kwee dalam acara Parade Webinar HUT Okezone ke-14 Sesi II, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: IHSG Berakhir Menguat, Analis: Minggu Ini Cukup Sideways

Menurut dia, sektor yang paling banyak mengalami tekanan turun yaitu basic industry dan kemudian miscellaneous industry.

Lanjut Hans, sesudah itu market mulai rebound. Kemudian, Amerika Serikat (AS) mulai melakukan kebijakan Quantitative Easing. Lalu, dapat terlihat bahwa neraca The FED itu naik cukup tinggi dalam periode yang cukup singkat. Diketahui, The FED mencetak sebesar USD 2 triliun untuk menyuntikkan ke pasar.

Baca Juga: IHSG Ditutup Naik 0,6% ke 6.037

“Bisa kita lihat market mulai bergerak naik. Memang dari market yang bergerak turun cukup rendah pada 24 Maret, indeks itu bergerak naik cukup tinggi. Bahkan sempat sampai di level 6.500 sebelum terkoreksi di bulan Januari,” ujar dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini