Penyaluran KUR Himbara Rp188,1 Triliun, Erick Thohir: Lebih Besar dari Bank Swasta

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 17:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 320 2390987 penyaluran-kur-himbara-rp188-1-triliun-erick-thohir-lebih-besar-dari-bank-swasta-xX3Z1d7jKS.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/BUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat, nilai kredit UMKM yang disalurkan Anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) lebih besar jika dibandingkan bank swasta. Sepanjang 2020, Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan Himbara mencapai sebesar Rp188,11 triliun.

Kementerian BUMN terus memaksimalkan serapan KUR melalui Bank Himbara. Saat ini, pihak manajemen bank plat merah sudah mengajukan KUR sebesar Rp253 triliun. Nilai tersebut diharapkan mampu menjamah seluruh UMKM) di Tanah Air.

Baca Juga: Kabar Gembira! Menko Airlangga: Plafon KUR Tanpa Agunan Naik jadi Rp100 Juta, Bunga 6%!

Erick menyebut, hal itu sangat membanggakam. Sebab, di tengah pandemi Covid-19, Himbara berupaya mendorong usaha UMKM melalui kredit pembiayaan.

"Bantuan kepada UMKM yaitu finansial atau keuangan dengan empat bank Himbara sudah mencakup 60% dari total pinjaman UMKM di Indonesia, ini tentu jauh lebih besar dari bank swasta atau bank namanya internasional," ujar dia, Rabu (7/4/2021).

Erick mengaku bangga atas hal tersebut. Bukan saja soal penyaluran kredit, di kanca global, BUMN Perbankan dinilai bisa menjadi pemain di tengah persaingan bisnis keungan global. Bahkan, Himbara bisa menjadi contoh bagi klaster BUMN lainnnya.

Baca Juga: Asyik! Alumni Kartu Prakerja Diguyur KUR

"Ini menjadi suatu contoh bagaimana klaster-klaster yang ada di BUMN, kita tantang kedepan harus bisa bersaing dengan sehat dan menjadi global. Bagaimana salah satu di Industri yang ada saat ini kita patut bangga, ketika Industri perbankan ada swasta, ada asing, tetapi bank Himbara bisa menjadi pemain yang luar biasa dan juga masuk perusahaan terbesar di dunia, inikan luar biasa," katanya.

Untuk mendorong kinerja BUMN di ranah global, Mantan Bos Inter Milan itu meminta agara manajemen BUMN harus bersaing dengan manajemen perusahaan global. Salah satu langkah yang harus ditempuh adalah menyusun benchmarking ihwal bisnis model perserian.

"Sekarang kita sudah era benchmarking, CEO BUMN harus bersaing dengan CEO Global. Harus ada benchmarking bisnis model, itu yang saya sampaikan," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini