Bertemu Wamenhan, Wamendag: Paradigma Pertahanan Sekarang Bukan Hanya Perang

Ferdi Rantung, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 320 2391057 bertemu-wamenhan-wamendag-paradigma-pertahanan-sekarang-bukan-hanya-perang-OEY9RJipFt.jpg Pertemuan Wamenhan dengan Wamendag. (Foto: Okezone.com/Kemendag)

JAKARTA - Wamendag Jerry Sambuaga dan Wamenhan Letjen (purn) Herindra usai melakukan pertemuan. Keduanya membahas sinergi dua kementerian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertahanan.

“Paradigma pertahanan sekarang kan bukan hanya soal perang, tetapi sudah sangat holistic. Karena itu kolaborasi sektor pertahanan dan perdagangan harus dibangun secara solid,” ujar Jerry Sambuaga, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: RI Incar Pasar Ekspor Afrika, Amerika Latin dan Eropa Timur

Jerry mengatakan, Kementerian Perdagangan terus mengembangkan berbagai diplomasi serta revitalisasi perdagangan. Tujuannya terjaminnya ketersediaan kebutuhan masyarakat dengan harga yang wajar serta mengembangkan kerja sama intensif perdagangan yang berdampak multisektor.

Diplomasi perdagangan diharapkan bisa membangkitkan industri nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada gilirannya, menurut Jerry ini bisa turut memberikan kontribusi bagi penguatan pertahanan.

Baca Juga: Indonesia-China Targetkan Kerjasama Perdagangan hingga Rp1.440 Triliun

“Kemendag juga ingin agar industri pertahanan Indonesia juga bisa makin baik. Karena itu kami siap mendukung agar pasokan bahan baku dan berbagai hal yang perlu dukungan perdagangan bisa terwujud dengan baik.” Tambah Jerry.

Kemendag juga mendukung pengembangan food estate yang sedang dijalankan Kemenhan. Menurut Jerry food estate harus didukung dengan sistem logistic dan perdagangan yang baik.

Tujuannya agar distribusi hasil produksi food estate bisa lancar dan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan dengan harga yang terjangkau.

“Kita apresiasi dan kita dukung Kemenhan yang sedang mengembangkan food estate. Kemendag tentu juga ingin agar produksi nasional bisa memenuhi kebutuhan domestik seperti beras, jagung, kedelai dan kebutuhan pokok lainnya.” Ujar Jerry.

Wamendag yakin bahwa food estate perlu didukung dengan sistem pergudangan, sistem distribusi serta pembayaran yang baik. Untuk itu pihaknya mencoba akan mengeksplorasi penerapan sistem resi gudang (SRG) dan sistem digitalisasi pembayaran di kawasan food estate.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini