Tol Japek II Ganti Nama Jadi MBZ, UEA Langsung Gacor Investasi di RI

Fakhri Rezy, Jurnalis · Selasa 13 April 2021 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 13 320 2393842 tol-japek-ii-ganti-nama-jadi-mbz-uea-langsung-gacor-investasi-di-ri-XhF1u3evLp.jpg Jalan Tol Japek II (Okezone)

DUBAI - Uni Emirat Arab (UEA) menetapkan komitmennya untuk berinvestasi ke Indonesia terutama dalam fasilitas produksi Vaksin Covid-19. Ini juga menjadi komitmen akan nama Putra Mahkota Abu Dhabi yaitu Sheikh Mohammed bin Zayed dijadikan nama jalan layang tol Jakarta-Cikampek II.

Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al-Mazrouei mengatakan, hubungan ekonomi antara UEA dan Indonesia mengalami lonjakan yang luar biasa. Terutama, dalam 10 tahun terakhir.

 Baca juga: Tol Layang Japek Ganti Nama Jadi MBZ, Ada Suntikan Dana Ratusan Triliunan Rupiah

Saat ini, UEA memiliki sejumlah proyek menjanjikan. Di mana, akan memperkuat hubungan bilateral menjadi hubungan strategis yang komprehensif dan berkelanjutan.

“Kami di UEA sangat ingin memastikan bahwa investasi kami berada di area yang berkontribusi dalam menyediakan infrastruktur dan layanan sehari-hari untuk membuat perbedaan bagi warga negara Indonesia dalam aktivitas sehari-harinya,” kata Al-Mazrouei melansir Arab News, Jakarta, Selasa (13/4/2021).

 Baca juga: Tol Layang Japek Ganti Nama Jadi MBZ, Jasa Marga Mau Jual ke UEA?

Dirinya mengatakan hal ini setelah Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa tol layang Japek II bakal diganti dengan nama Putra Mahkota Abu Dhabi yaitu Sheikh Mohammed bin Zayed. Tentu saja, penamaan ini sebagai penghargaan atas peran kemanusiaan dan kontribusi luar biasa untuk negara-negara Arab dan Islam.

Mengenai peluang baru untuk investasi, dia mengatakan bahwa investasi Emirat saat ini bergerak menuju sektor-sektor baru di Indonesia, seperti energi terbarukan, manufaktur strategis dan militer, produksi vaksin Covid-19. Selain itu juga, pertanian, ketahanan pangan, pendidikan digital, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Ada juga kesepakatan dan kontak baru antara kedua negara, dan kami berharap proyek-proyek strategis dan vital di sektor-sektor ini segera membuahkan hasil,” tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa UEA telah mengumumkan investasi senilai USD10 miliar dengan Otoritas Investasi Indonesia, yang akan digunakan dalam proyek dan sektor strategis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini