5 Langkah Mudah Siapkan Tabungan Dana Pensiun agar Happy di Masa Tua

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Jum'at 16 April 2021 06:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 15 622 2395044 5-langkah-mudah-siapkan-tabungan-dana-pensiun-agar-happy-di-masa-tua-QONVkxCzdB.jpg Tips Dana Pensiun (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Banyak orang yang masih belum menentukan rencana tabungan pensiun. Walaupun sudah mengerti betapa pentingnya tabungan pensiun, mungkin masih ada segelintir orang yang bingung memperkirakan target tabungan pensiun mereka.

Sulit untuk mengetahui dengan tepat berapa yang dibutuhkan untuk pensiun sebagai keamanan finansial. Tetapi bisa saja membuat perkiraan yang tepat, kemudian akan membantu mengetahui berapa banyak penghasilan yang harus disisihkan saat ini untuk mencapai tujuan.

Berikut lima hal yang perlu diingat saat menentukan seberapa banyak tabungan masa pensiun, dilansir dari The Balance, Jumat (16/4/2021).

1. Hitung Pendapatan

Saat menabung untuk masa pensiun, sebenarnya adalah mempersiapkan uang untuk menggantikan 70-80% dari pendapatan sebelum pensiun. Dengan kata lain, orang perlu mengganti pendapatan yang diperoleh dengan pendapatan investasi. Memperkirakan atau menghitung pendapatan yang diperlukan untuk pensiun tidak sesulit kelihatannya.

Baca Juga: Masa Tua Banyak Duit, Ini Pentingnya Perencanaan Tabungan Pensiun 

Perhitungan paling sederhana adalah mulai dengan kalkulasi pendapatan saat ini, sesuaikan dengan inflasi, lalu gunakan 80% dari jumlah itu sebagai target pendapatan pensiun. Perhitungan 80% ini adalah standar dalam perencanaan keuangan, beberapa konsultan menyebutnya rasio penggantian upah. Sebagian besar pensiunan tidak membutuhkan 100% dari pendapatan sebelum pensiun mereka dan rata-rata 80% cenderung mencukupi.

2. Estimasi Sumber Penghasilan Pensiun

Beberapa orang mungkin berharap ada sumber penghasilan selain dari tabungan. Salah satunya bisa berasal dari jaminan sosial. Lihat laporan Jaminan Sosial dan gunakan usia pensiun penuh untuk digunakan dalam penghitungan.

3. Gunakan 'aturan 4%'

Risiko terbesar bagi sebagian besar pensiunan bukanlah jatuhnya pasar saham, tetapi risiko hidup lebih lama dari tabungan mereka. Oleh karena itu, kecuali jika memiliki riwayat penyakit atau kanker di keluarga, sebaiknya berharap untuk hidup hingga usia 90 tahun atau lebih.

Untuk merencanakan hal tersebut, pakai aturan 4% yang menunjukkan tingkat penarikan awal untuk tahun pertama pensiun adalah 4% dari total aset pensiun. Sejak saat itu, jumlah penarikan tahunan dapat ditingkatkan sebesar 3% lagi untuk mengakomodasi kenaikan inflasi.

Selain itu ingat aturan 4% lainnya, yang merupakan tingkat pengembalian investasi tahunan yang harus sesuai rata-rata agar uang bertahan setidaknya selama 30 tahun.

4. Tentukan Berapa Banyak yang Harus Ditabung

Dapat menggunakan beberapa rata-rata dan aturan umum untuk sampai pada perkiraan yang baik tentang berapa banyak uang yang harus disisihkan sebelum transisi ke masa pensiun. Jika tidak tahu cara menggunakan kalkulator finansial, langkah terbaik adalah menggunakan kalkulator perencanaan pensiun.

5. Jangan Khawatir, Berbahagialah!

Hal terpenting ketika masa pensiun adalah mempersiapkan finansial seharusnya dengan tidak menyebabkan stres. Pensiunan sering kali merasa bosan dan tidak puas tanpa terlibat dalam aktivitas yang produktif dan interaktif dengan orang lain. Mereka dapat bekerja paruh waktu untuk menambah tabungan dan penghasilan Jaminan Sosial.

Dengan melakukan sesuatu yang disukai, seseorang tidak akan merasa seperti sedang bekerja. Dan dengan waktu istirahat ekstra, dia akan dapat melakukan hal-hal lain yang mungkin terlewat dalam hidup sebelumnya, seperti bepergian atau memperbanyak tidur siang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini