5 Cara Meredam Emosi di Tempat Kerja saat Berpuasa

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Minggu 18 April 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 18 622 2396523 5-cara-meredam-emosi-di-tempat-kerja-saat-berpuasa-VXdFTP8xwc.jpg Meredam Emosi (Foto: Crosswalk)

JAKARTA – Selama berpuasa di bulan Ramadhan, kita hendaknya bisa mengontrol emosi agar berkah dan pahala yang didapat bisa maksimal. Terutama ketika bekerja, tidak jarang banyak hal yang membuat jengkel dan resah sehingga emosi pun jadi memuncak.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan beberapa kiat bagi para pekerja untuk dapat meredam emosi saat bekerja ketika sedang berpuasa. Berikut ulasannya, dilansir dari akun Instagram @kemnaker, Sabtu (17/4/2021).

1. Bekerja dengan hati senang

Menahan diri dengan membuat suasana hati senang bisa menjadi langkah pertama yang ampuh agar emosi tidak gampang tersulut. Untuk membuat hati senang, bisa dengan melakukan hal-hal yang disenangi sebelum atau ketika bekerja, seperti mendengarkan lagu favorit.

Baca Juga: 5 Tips Bangkitkan Semangat saat WFH di Bulan Puasa 

2. Tidak mudah baper atau tersinggung saat dikritik

Menjaga perasaan di tempat kerja tentunya memiliki tantangan tersendiri, apalagi terhadap perkataan-perkataan rekan kerja. Sebaiknya pekerja tidak menganggap serius perkataan yang mengganggu perasaan tersebut untuk bisa mengontrol emosi.


3. Coba tarik napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan

Ketika emosi sudah terlanjur tidak bisa ditahan, jangan langsung bereaksi dengan kata-kata atau perlakuan yang buruk. Perlahan-lahan tenangkan diri terlebih dahulu, bisa dengan menarik napas dan hembuskan berkali-kali.

4. Berpikir dengan kepala dingin

 

Mencoba bodo amat atau tidak peduli dengan keadaan bisa menjadi solusi ampuh agar emosi tidak mudah tersulut. Bekerja dengan kepala dingin bisa dilakukan dengan tidak memikirkan hal-hal yang tidak penting selain masalah pekerjaan.

 

5. Hindari saling mengkritik lewat chat atau media sosial

Media sosial adalah salah satu tempat yang biasanya digunakan untuk menyalurkan emosi seseorang. Cobalah tahan untuk tidak melampiaskan emosi di media sosial atau mengkritik rekan kerja di aplikasi chat. Hal tersebut tidak ada bedanya dengan marah-marah di dunia nyata.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini