Pensiunan BUMN Diduga Terlibat Bom Makassar, Ini Penjelasan Kementerian

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Senin 19 April 2021 22:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 320 2397415 pensiunan-bumn-diduga-terlibat-bom-makassar-ini-penjelasan-kementerian-QqvT4DslWc.jpg Kementerian BUMN (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara perihal penangkapan salah satu salah pegawai perusahaan pelat merah yang diduga merupakan bagian dari aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penangkapan tersebut dilakukan Densus 88 Polri dan Polda Sulawesi Selatan pada Minggu 18 April 2021 di Maros, Sulsel. Kabar tersebut pun direspon Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Secara tegas, dia menyebut, terduga bukan lah pegawai aktif BUMN. Namun, seorang pensiunan perusahaan negara.

 Baca juga: Tanri Abeng Sentil Komisaris BUMN, Kadang Kurang Kompeten Jadi Beban Direksi

Penegasan tersebut didasari atas informasi yang diperoleh Kementerian BUMN. "Informasi yang kami dapat bahwa yang ditangkap itu bukan pegawai BUMN, tapi pensiunan karyawan BUMN," ujar Arya kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Polda Sulsel mencatat, pelaku yang sudah ditangkap sebanyak 33 orang, termasuk mantan pegawai BUMN tersebut. Mereka terdiri dari 31 laki-laki dan 2 perempuan. Saat ini terduga ke-33 tengah diperiksa Densus 88.

 Baca juga: Pak Erick Thohir, Nih Ada Saran Tanri Abeng Kurangi Utang BUMN

"Orang yang ditangkap sekarang ini kan adalah orang yang mendukung. Sejauh mana perannya kan belum bisa saya sampaikan. Ada yang dukung bantu buat bom, bantu survei jalan, ada yang memberi motivasi semangat," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini