PP Properti Jual Saham Menara Maritim ke Anak Usaha Pelindo II

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 10:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 278 2397592 pp-properti-jual-saham-menara-maritim-ke-anak-usaha-pelindo-ii-7SRKRXKNfZ.jpg PP Properti Jual Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT PP Properti Tbk (PPRO) menjual saham di PT Menara Maritim Indonesia kepada PT Pengembangan Pelabuhan Indonesia (PPI). Adapun PPI merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II atau Pelindo II yang fokus pengembangan dan pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung pelabuhan.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, pengalihan saham yang dimiliki Perseroan di Menara Maritim Indonesia sejumlah 656,25 juta lembar saham atau sebesar 21,13 persen dari modal disetor dengan harga jual Rp70,08 miliar.

Baca Juga: PTPP Bagikan Dividen Rp33,8/Saham

"Pengalihan saham milik Perseroan dalam PT Menara Maritim Indonesia merupakan bagian dari strategi untuk melakukan pengelolaan portofolio investasi," ujar Corporate Secretary PP Properti, Deni Budiman dalam keterangan tertulis, Selasa (20/4/2021).

Dana hasil penjualan saham tersebut akan digunakan kembali pada proyek-proyek PP Properti yang sudah ada, sehingga dapat melakukan optimalisasi aset Perseroan.

Baca Juga: Semester I, Laba Bersih PP Properti Anjlok 12,22% ke Rp158,53 Miliar

Selain itu, hasil penjualan saham itu juga akan digunakan untuk mengalokasikan investasi pada proyek baru dengan menggunakan dana hasil pengalihan saham yang dapat membantu arus kas perusahaan secara konsolidasi dan sangat membantu dalam mengelola kas secara lebih leluasa untuk mendukung rencana kerja yang telah ditetapkan.

Dilihat melalui RTI, saham PPRO mengalami penurunan sebesar 10,13 persen dalam satu bulan terakhir dan dalam tiga bulan terakhir turun 32,38 persen.

Frekuensi perdagangan saham PPRO per Senin (19/4/2021) mencapai 2.509 kali dengan 95 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp6,91 miliar. Price Earning Ratio (PER) 49,18 dan Market Cap sebesar Rp4,38 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini