Menko PMK Antisipasi Malaysia Pulangkan Pekerja Migran Indonesia

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 320 2397661 malaysia-usir-40-ribu-pekerja-migran-indonesia-secara-mendadak-menko-pmk-kecewa-O7rfsdJq4I.jpg Menko PMK Muhadjir Effendy. (Foto: Okezone.com/Kemenko PMK)

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengantisipasi kebijakan Pemerintah Malaysia yang mengusir pekerja migran Indonesia untuk kembali pulang. Potensi pekerja migran yang akan kembali pulang totalnya sekitar 40 ribu orang dengan jumlah terbesar dari Malaysia.

"Sekarang pekerja migran kita di Malaysia setengah diusir atau diusir lebih dini dari masa deportasinya. Ini juga termasuk yang ilegal. Sehingga ini akan jadi pekerjaan sendiri," kata Muhadjir dalam webinar yang digelar Badan Perlindungan Konsumen Nasional BPKN di Jakarta (20/4/2021).

Baca Juga: Angka Kecelakaan Kerja Turun Tipis, Menaker Masih Belum Puas

Kebijakan Pemerintah Malaysia disebutnya berbeda dari tahun lalu yang masih sanggup menahan kepulangan buruh migran asal Indonesia. Dengan kemampuan ekonominya tahun lalu Malaysia justru memberi bansos bagi buruh asal Indonesia yang kesulitan.

"Tapi sekarang ekonominya juga tertekan sehingga melakukan kebijakan melepas tenaga kerja asal Indonesia," sebutnya.

Baca Juga: Waduh! ABK Indonesia Rentan Jadi Korban Eksploitasi

Dirinya juga mengkhawatirkan terjadinya lonjakan kasus positif covid19 seperti di Filipina akibat kembalinya para pekerja migran mereka dari penjuru dunia. Negara Filipina terkenal dengan ekspor tenaga kerja migran ke berbagai negara dengan beragam profesi khususnya perawat.

"Di dunia sekarang ada 50 jenis varian baru Covid-19 dengan daya tular yang lebih cepat. Indonesia baru resmi menemukan dua varian baru dari Jepang dan Inggris," tambahnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini