Dampak Ekonomi Besar tapi Kini Mudik Lebaran Secara Virtual

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Selasa 20 April 2021 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 20 320 2397874 dampak-ekonomi-besar-tapi-kini-mudik-lebaran-secara-virtual-sJCntnktyR.jpg Mudik (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik pada Lebaran tahun ini. Kebijakan larangan mudik diyakini akan lebih tegas dalam mencegah mobilitas masyarakat melalui ketatnya pengawasan.

Baca Juga: Mudik Dilarang, Stok BBM Aman?

Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Rizal E. Halim mengatakan, tradisi mudik yang terjadi setiap tahun di Indonesia juga terjadi di negara-negara lain.

“Ketika ada event-event atau hari-hari besar di setiap negara, maka biasa ada acara mudik kultural yang berkembang secara entitas di sosial masyarakat termasuk di Indonesia,” katanya dalam acara Ngobrol Santai Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) secara virtual, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga: Menakar Efektivitas Larangan Mudik

Menurutnya, dengan adanya hal tersebut menyebabkan ekonomi mudik sangat besar setiap tahunnya. Yakni, berdampak pada perputaran barang dan jasa akibat mobilitas manusia.

Namun, kata dia, terdapat hal luar biasa yang menjadi batasan di tahun ini, yaitu adanya penanganan pandemi Covid-19.

Sehingga, diharapkan masyarakat dapat melihat dampak dari pembatasan mudik dan bagaimana tradisi mudik di tahun ini relatif sedikit berbeda.

“Karena bisa saja mudik itu kita buat secara virtual. Misalnya, seperti dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang dilakukan selama ini. Hal tersebut bertujuan untuk menekan laju pandemi,” ujar Rizal.



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini