Hari Kartini, Gubernur BI Ungkap Peran Penting Perempuan di Perekonomian

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 21 April 2021 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 320 2398516 hari-kartini-gubernur-bi-ungkap-peran-penting-perempuan-di-perekonomian-VT21M6Re7u.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Di Hari Kartini ini, perempuan menjadi sosok yang mencolok bagi kehidupan. Apalagi, perempuan-perempuan Indonesia telah berkontribusi nyata dalam menggerakan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang inklusif.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan bahwa Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

 Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Sepucuk Surat Kartini, seperti Apa?

" Langkah-langkah sinergi dan upaya Bank Indonesia dalam mendorong perkembangan ekonomi keuangan syariah sebagaimana tertuang dalam Laporan Ekonomi Keuangan Syariah Indonesia yang telah diluncurkan pada 31 Maret 2021," kata Perry di Jakarta, Rabu (21/4/2021)?

Sinergi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, dituangkan melalui pendekatan 3 pilar yaitu Pilar pertama, Pemberdayaan Ekonomi Syariah melalui Pengembangan Ekosistem Halal Value Chain (HVC), termasuk memperkuat dan memperluas peran perempuan dalam kontribusinya ekonomi keuangan syariah dan perekonomian nasional.

 Baca juga: Hari Kartini, Sri Mulyani: Dari Kartini ke Ibu Kami dan Generasi ke Depan

Pilar kedua yaitu Pendalaman Pasar Keuangan Syariah baik komersial maupun sosial, dan pilar ketiga yaitu Penguatan Riset, Asesmen dan Edukasi, termasuk diantaranya edukasi gaya hidup halal.Sinergi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah telah menujukkan kinerja yang baik. Pada tahun 2020, Indonesia mendapatkan peringkat ke – 4 terkait pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE).

"Selain itu, industri keuangan syariah Indonesia berhasil naik ke peringkat ke-2 berdasarkan Islamic Finance Development Index," tandasnya.

Saat ini, langkah besar dalam membangkitkan kembali semangat bisnis di era New Normal di tahun 2021 merupakan tantangan tersendiri bagi beberapa pegiat usaha dari semua lini. Konsistensi menjadi tonggak utama dengan tidak memberikan inovasi saja namun menjaa kepercayaan juga yang sebagai hal paling sensitif di masa pandemic ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini