Cara Jajan Takjil agar Tidak Boros

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 05:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 622 2398307 cara-jajan-takjil-agar-tidak-boros-A7kMO3UJdj.jpg Tips Atur Keuangan Selama Ramadhan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Kebutuhan Ramadhan salah satu dipengaruhi oleh alokasi belanja berbuka puasa. Sajian buka puasa atau biasa disebut takjil merupakan salah hal spesial yang tidak selalu ada di bulan-bulan lain, membuat orang mengalokasikan budget lebih untuk belanja.

Perencana Keuangan Agustina Fitria mengatakan, seharusnya orang tidak lebih boros atau bahkan bisa berhemat ketika Ramadan. Hal tersebut karena kebutuhan makan hanya untuk sahur dan makan malam, tidak ada makan siang. Adanya kebutuhan tambahan untuk takjil harusnya tidak membuat boros.

“Menurut saya takjil itu sebenarnya kayak pengganti makan siang saja, misalnya menu makan siang yang biasanya kita masak jadi kita buat dalam bentuk takjil, harusnya tidak ada perubahan biaya. Cuma seringkali yang terjadi itu lapar mata, yang harusnya budget cukup segitu, tapi mungkin karena habis puasa jadi rasanya pengen makan saja,” jelas Agustina kepada Okezone, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Pengeluaran Naik Ketika Ramadhan, Apa Masalahnya?

Ada beberapa cara atau tips yang Agustina sarankan agar menekan keinginan boros untuk menyiapkan takjil. Pertama, biasakan untuk berbuka dengan air putih dan kurma saja.

“Semua itu bisa disiasati. Harusnya pas buka puasa minum air putih dulu dan kurma. Itu sebenarnya salah satu bentuk dari pemanasan lambung dengan diisi secara bertahap. Harapannya ketika sudah diisi perutnya tidak langsung kaget. Setelah makan kurma perut jadi relatif agak terisi jadi tidak pengen makan yang macam-macam,” papar Agustina.

Baca Juga: 4 Tips Mengatur Keuangan Bersama Pasangan

Selain itu, agar orang tidak lapar mata ketika menyiapkan kebutuhan buka puasa atau kebutuhan konsumsi lainnya, Agustina juga menyarankan cara untuk mengelola dan merencanakan anggarannya agar selama bulan Ramadan orang tidak menjadi lebih boros.

“Salah satu caranya bisa dengan bikin rencana menyiapkan menu makanan seminggu sekali. Misalnya dalam minggu ini menu takjilnya mau apa saja, terus menu makan malamnya apa, sahurnya apa, jadi sudah dipersiapkan seminggu sebelumnya. Jadi belanjanya lebih jelas mau beli bahannya apa aja untuk menu-menu tersebut,” terangnya.

Dia menambahkan, bagi orang-orang yang tidak memasak untuk menyiapkan takjil, sebenarnya hal tersebut menjadi godaan terbesar. Ketika saat ini sudah lebih mudah memesan makanan dengan layanan online, orang pun akan lebih mudah kalap ketika membeli makanan siap saji.

“Nah ini godaan sih kalau beli, apalagi sekarang udah serba online. Untuk meminimalkannya ya sama saja, harus bikin budget dan rencana menu makan takjil mau apa. Misal hari ini takjilnya A, besok B. Tapi jangan beli A dan B dalam satu hari, meskipun pengen dua-duanya, diukur saja, kalau tidak habis semuanya nanti malah jadi mubazir,” katanya.

Dia menambahkan, seharusnya dengan cara seperti itu orang bisa menekan pengeluaran di bulan puasa. Sehingga mereka bisa berpikir bahwa kebutuhan di bulan Ramadan tidak harus lebih besar dari bulan-bulan lainnya.

“Dengan begitu orang lebih bisa mengatur pengeluaran dengan baik. Walaupun tidak lebih hemat, paling tidak jadi tidak lebih boros dari bulan-bulan sebelumnya,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini