Wall Street Rebound Setelah Dua Hari Menurun

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 278 2398788 wall-street-rebound-setelah-dua-hari-menurun-parTXwkwUm.jpg Wall Street (Foto: Okezone.com)

 NEW YORK - Wall Street rebound pada perdagangan Rabu, setelah sebelumnya mengalami penurunan dalam dua hari berturut-turut. Wall Street menguat karena saham-saham segera mendapatkan keuntungan dari pemulihan ekonomi dan mengimbangi aksi jual saham Netflix Inc (NFLX.O) setelah hasil yang mengecewakan sehari sebelumnya.

Saham Netflix merosot 7,4% karena layanan streaming mengatakan bahwa produksi acara TV dan film lebih lambat selama pandemi, sehingga merugikan pertumbuhan pelanggan di kuartal pertama.

"Anda mengeluarkan Netflix dari persamaan hari ini, ini hanyalah rally berbasis luas. Karena saham teknologi masih memiliki ruang untuk dijalankan," kata Kepala Strategi Pasar TD Ameritrade, JJ Kinahan, dilansir dari Reuters, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Saham Tesla Merosot 3,4% karena Kecelakaan Fatal yang Menewaskan 2 Orang

Komposit Nasdaq (.IXIC) bertambah 1,19% menjadi 13.950,22. Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 0,93% menjadi 34.137,31, sedangkan S&P 500 (.SPX) naik 0,93% pada 4.173,42.

Pergerakan saham pun rally sepanjang hari sehingga membangun penguatan karena saham teknologi pada Indeks Komposit Nasdaq mengambil alih S&P 500 dalam persentase kenaikan sebelum penutupan perdagangan.

Baca Juga: Wall Street Lesu Usai Saham Sektor Pariwisata Anjlok karena Lonjakan Virus Corona

Intuitive Surgical Inc melonjak 9,9% ke level tertinggi sepanjang masa karena hasilnya melampaui perkiraan. Pembuat sistem bedah robotik bersaing dengan Microsoft Corp (MSFT.O) dan Tesla Inc (TSLA.O) untuk sebagian besar sesi sebagai kontributor terbesar S&P 500.

Analis memperkirakan perusahaan pada Indeks S&P 500 membukukan pertumbuhan pendapatan kuartal pertama sebesar 30,9% dari tahun sebelumnya.

"Investor merasa lebih yakin dengan prospek pertumbuhan pendapatan untuk teknologi. Mereka lebih tertarik pada hal yang pasti, yang saat ini adalah saham teknologi," kata Kepala Strategi Investasi CFRA Research Sam Stovall.

Adapun volume di bursa AS adalah 9,22 miliar saham, turun dari rata-rata 10,44 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini