Share

Siap-Siap! BCA Punya Bank Digital di Kuartal II-2021

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 22 April 2021 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 22 278 2399166 siap-siap-bca-punya-bank-digital-di-kuartal-ii-2021-GKoGCoXg4K.jpg Perbankan (Reuters)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menargetkan peluncuran Bank Digital BCA pada kuartal II-2021. Saat ini operasional layanan bank digital sedang dalam proses uji coba di internal Perseroan.

Adapun Perseroan dalam pembentukan Bank Digital BCA dimulai dengan mengakuisisi PT Bank Royal Indonesia pada tahun 2019 lalu dengan nilai sebesar Rp988 miliar. Saat ini bank tersebut telah diubah namanya menjadi PT Bank Digital BCA.

 Baca juga: Laba BCA Naik 7%, Raup Rp7 Triliun di Kuartal I-2021

"Terkait BCA Digital, kita tetap pada target kita di kuartal II-2021, sistemnya seperti apa? saya pikir nanti tunggu tanggal mainnya, yang pasti cocok banget untuk kaum milenial," ujar Direktur BCA, Vera Eve Lim dalam video conference, Kamis (22/4/2021).

Vera menambahkan, Bank Digital BCA nantinya akan menyajikan suatu hal yang berbeda dengan perusahaan induknya, yakni BCA. Meskipun tidak secara rinci dijelaskan, dia menyebut nantinya rekening tabungan bank digital akan menarik bagi kaum milenial

 Baca juga: Bank Milik Orang Terkaya Indonesia Bagi-Bagi Rp10,6 Triliun

"Nanti dari tabungan bisa diatur mana untuk misalnya tabungan menikah, tabungan arisan, tabungan jalan-jalan, dan sebagainya. Jadi, cocok banget untuk teman-teman milenial," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menuturkan, kaum milenial menurut pihaknya sebagai suatu miss market, dimana pelayanan BCA selama ini menurutnya belum sepenuhnya fokus pada digital savvy (teknologi digital).

"Untuk itu lah rasanya kita perlu untuk mempunyai suatu bank digital dimana ciri khas 'new bank' tidak mempunyai cabang dan tidak ada transaksi tunai, semuanya digital, meskipun nanti digital kita pasti bisa connect ke ATM kita meskipun itu tidak langsung dimiliki bank digital kita karena tetap saja kebutuhan cash rasanya masih diperlukan untuk di masyarakat," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini