“work from home (WFH) juga mendorong masyarakat tetap melakukan aktivitas, namun dibantu dengan pembelian ataupun pembelanjaan secara online. Di situlah peran daripada jasa logistik terutama pengiriman express,” terang dia.
Sementara itu, Akbar menuturkan, untuk memenuhi peningkatan permintaan, industri logistik perlu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan perusahaan juga sewajarnya dilengkapi dengan teknologi yang memadai. Sehingga, diharapkan jangkauan distribusi barang logistik akan lebih luas.
“Dengan maraknya platform pengiriman barang, track dan tracking, sampai ke fintech pembayaran secara online, ini sangat membantu para pengusaha logistik untuk inline dengan para pengusaha e-commerce,” ucap Sekjen ALFI tersebut.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.