Naik Signifikan, Permintaan Jasa Logistik Meroket 30%

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 23 April 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 320 2399679 naik-signifikan-permintaan-jasa-logistik-meroket-30-QOuESZeVcM.jpg Logistik (Okezone)

JAKARTA – Pada saat musim mudik tahun 2021 ini, mekanisme perjalanan transportasi akan diperketat. Sebagai informasi, langkah tersebut diambil sebagai antisipasi lonjakan jumlah pemudik.

Sekjen Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Akbar Djohan menilai, larangan mudik memberikan dampak positif bagi para pelaku logistik. Sebab, tidak ada larangan atau pembatasan bagi transportasi logistik.

 Baca juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Logistik Siap Raup Cuan

“Pemerintah sudah sangat bijak, artinya tidak melakukan lockdown sama sekali. Dari sisi pengiriman barang khususnya transportasi logistik, dibanding 2020 tentu di kuartal pertama 2021 ini sangat signifikan kenaikannya,” ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (23/4/2021).

Ia mengatakan, kenaikan tersebut sudah dirasakan oleh para pelaku logistik dari bulan Januari hingga awal Maret tahun 2021 ini.

 Baca juga: Kacau! Ada Operator Logistik Sengaja Kirim Barang Pakai Truk Obesitas

Di sisi lain, Akbar menjelaskan, toko-toko ritel saat ini sudah banyak dikunjungi oleh masyarakat. Sehingga, ini menjadi salah satu potensi ekonomi yang bisa diambil oleh pengusaha industri logistik.

Diketahui, kenaikan permintaan jasa logistik mencapai tidak kurang dari 30%. Menurut Akbar, hal ini juga didorong oleh pertumbuhan e-commerce.

“work from home (WFH) juga mendorong masyarakat tetap melakukan aktivitas, namun dibantu dengan pembelian ataupun pembelanjaan secara online. Di situlah peran daripada jasa logistik terutama pengiriman express,” terang dia.

Sementara itu, Akbar menuturkan, untuk memenuhi peningkatan permintaan, industri logistik perlu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan perusahaan juga sewajarnya dilengkapi dengan teknologi yang memadai. Sehingga, diharapkan jangkauan distribusi barang logistik akan lebih luas.

“Dengan maraknya platform pengiriman barang, track dan tracking, sampai ke fintech pembayaran secara online, ini sangat membantu para pengusaha logistik untuk inline dengan para pengusaha e-commerce,” ucap Sekjen ALFI tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini