Ada BTS, Kota Sejuta Angkot Bogor Diubah Jadi Seribus Bus

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 28 April 2021 13:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 28 320 2402161 ada-bts-kota-sejuta-angkot-bogor-diubah-jadi-seribus-bus-QvT84H3jyI.jpg Kota Sejuta Angkot Bogor. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan akan mengembangkan program pembelian layanan angkutan perkotaan atau Buy The Service (BTS) di Jabodetabek. Salah satu kota yang akan menjadi percobaan adalah Bogor.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kehadiran BTS diharapkan sedikit mengubah citra dari Kota Bogor tentang transportasi massal. Di mana sebelumnya Bogor sangat terkenal dengan kota sejuta angkot, sehingga dengan adanya BTS menjadi sejuta bus.

“Kota Bogor menjadi percontohan pertama dengan adanya BTS ini bisa mengubah kota sejuta angkot menjadi seribu bus,” ujarnya dalam acara Webinar, Rabu (28/4/2021).

Baca Juga: BTS di Yogyakarta hingga Bali, Layani 1 Juta Perjalanan

Namun, Menhub mengingatkan jika program ini jangan hanya fokus pada ketersediaan armada busnya saja. Akan tetapi pengorganisasianya juga harus diatur dengan baik.

“BTS bukan hanya soal persoalan adanya armada tapi juga pengorganisasiannya bagaimana melibatkan stakeholder lainnya,” ucapnya.

Menurut Menhub, kehadiran BTS diharapkan bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Karena selain bisa terhindar dari kemacetan, juga ongkos atau biaya angkutannya jaug lebih murah.

Baca Juga: Menko Luhut Minta Kereta Gantung di Malang Raya Segera Dijalankan

“Rasa aman dan nyaman masyarakat juga ini menjadi solusi dari kemacetan dengan adanya bts mereka akan lebih murah ini dari segi ekonomi, kita minta dari upaya ini dijalankan secara seksama dan pembahasan yang matang,” jelasnya.

Jika Bogor selesai, maka BTS akan dikembangkan di wilayah Jabodetabek lainya. Oleh karena itu, dirinya berharap ujicoba atau percibaan (pilot project) dari BTS di Bogor harus dijalankan dengan sebaik mungkin.

“BTS akan dikembangkan di wilayah jabodetabek lain, sehingga di kota Bogor ini kita lakukan dengan teliti dan cermat dengan melibatkan satakeholder, sehingga transportasi masal yang modern ini lebih sehingga coverage layanan di suatu kota bisa lebih luas,” kata Budi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini