Belanja Negara Rp2.775 Triliun di 2022, Sri Mulyani: Bukan untuk Gedung dan Kendaraan Dinas

Rina Anggraeni, Jurnalis · Kamis 29 April 2021 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 320 2402944 belanja-negara-rp2-775-triliun-di-2022-sri-mulyani-bukan-untuk-gedung-dan-kendaraan-dinas-Pwd9krqVuQ.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat belanja negara pada postur APBN 2022 diprediksi 14,69%-15,29% dari produk domestik bruto (PDB) atau sebesar Rp2.631,8-Rp2.775,3 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, belanja negara akan diprioritaskan untuk transformasi ekonomi, bukan untuk membangun gedung-gedung atau membeli kendaraan dinas.

Baca Juga: Postur APBN 2022: Defisit Rp879 Triliun hingga Rasio Utang 44% PDB

Rinciannya, belanja negara itu berasal dari target belanja pemerintah pusat yang ditargetkan sebesar 10,36%-10,63% dari PDB, atau sebesar Rp1.856-Rp1.929,9 triliun, dan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar 4,33%-466% dari PDB, atau Rp775,8-Rp845,3 triliun.

"Efisiensi belanja kita lakukan seperti belanja yang non prioritas baik di pusat maupun di daerah dengan penajaman belanja barang, belanja modal terutama untuk transformasi ekonomi, bukan untuk pembangunan gedung-gedung dan kendaraan dinas," kata Sri Mulyani dalam virtual, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Ibaratkan APBN seperti Mengelola Uang Kas di Kelas

Dia mengatakan , belanja negara itu akan difokuskan untuk mewujudkan transformasi ekonomi dengan membangun infrastruktur strategis, dan belanja untuk membantu masyarakat.

"Belanja kementerian atau lembaga akan kita kendalikan dalam beberapa hal untuk terus memperbaiki kinerja dan efisiensi birokrasi," tandasnya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini