Ini Cara Cerdas Mengatur THR, Jangan Lupa Sisihkan Dana Darurat

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 02 Mei 2021 19:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 30 622 2403398 ini-cara-cerdas-mengatur-thr-jangan-lupa-sisihkan-dana-darurat-YmII34aBa2.jpg THR (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Tunjangan Hari Raya (THR) akan diterima setiap karyawan saat menyambut hari Lebaran nanti. Namun, di tengah masih berlangsungnya krisis ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19, para pekerja harus melakukan pengelolaan THR secara cermat.

Lantas, bagaimana mengelola THR secara bijak di tengah Covid-19? Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho memberikan tips-tips agar bisa menggunakan uang THR tidak lenyap dalam sekejap.

Baca Juga: Jokowi Dapat THR dan Gaji ke-13, Segini Besarannya 

Menurut dia, agar pengeluaran THR bisa diatur, maka alangkah baiknya untuk membuat bujeting anggaran terlebih dahulu. Nantinya, uang THR tersebut dapat digunakan sesuai peruntukkan yang sudah dianggarkan.

"Maka pengaturannya adalah dari THR yang diterima kita bikin estimasi pengeluaran yang fix dulu semisal kita mau belanja kebutuhan kue dan dan makanan lebaran, baju lebaran, jumlah angpao yang mau dibagi, sampai estimasi kebutuhan biaya transportasi untuk kunjung-kunjung," kata Andy kepada Okezone, Minggu (2/5/2021).

Dia mengimbau agar dalam proses bujeting dana THR tersebut juga disisihkan sebesar 10% untuk uangnya dialokasikan ke dalam dana darurat dan keperluan mendesak lainnya di kemudian hari.

"Akan lebih aman bila dari uang THR tersebut kita amankan dulu sekitar 10% yang tidak digunakan apa-apa, dan baru akan digunakan apabila ada kebutuhan darurat atau kebutuhan-kebutuhan yang sudah di plot ternyata kurang dananya," ujarnya.

Dia menilai perayaan lebaran tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, jika tahun lalu adanya sistem pembatasan aktivitas sosial yang ketat, namun dinilainya sekarang masyarakat akan tetap melakukan silaturahmi, meski ada pelarangan.

"Kalau tahun lalu kita cenderung untuk beneran tidak kemana-mana, tahun ini kita masih bisa melakukan mudik walau dalam area terbatas, artinya kemungkinan untuk silaturahmi dan kunjung keluarga masih bisa, dan hal tersebut berpotensi membuat pengeluaran makin besar," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini