Larangan Mudik, Ini Lokasi Penyekatan di Tol Cipali

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 03 Mei 2021 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 03 320 2404612 larangan-mudik-ini-lokasi-penyekatan-di-tol-cipali-EYYdLELKp9.jpg Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran pada tahun ini. Larangan yang dimulai pada periode 6-17 Mei 2021 tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus covid-19.

Menanggapi larangan mudik tersebut, Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali Agung Prasetyo mengatakan, akan penyekatan pada ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Di mana penyekatan ini akan dilakukan oleh pihak kepolisian dan stekholder terkait pada periode 6-17 Mei 2021.

“Secara umum penyekatan dilakukan oleh kepolisian di Palimanan nanti 6-17 Mei,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (3/5/2021).

Baca Juga: Ratusan Pemudik Tiba di Pelabuhan Kendal Berbekal Hasil Rapid Test Antigen

Ada beberapa titik penyekatan yang akan dilakukan nantinya oleh pihak kepolisian. Salah satu yang sudah pasti adalah di Gerbang Tol Palimanan Utama dan Gerbang Tol Kertajati.

“Jadi ada di wilayah Gerbang Tol sayap contohnya Kepolisian Majalengka. Jadi mungkin nanti di Kertajati akan ada penyekatan jadi dicheck,” jelasnya.

Agung menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan manajemen pengaturan arus lalu lintas apabila terjadi lonjakan volume kendaraan. Meskipun diprediksi dengan adanya larangan mudik ini akan ada penurunan jumlah kendaraan.

Baca Juga: Mudik Dilarang, Penyekatan Jalan Tol Mulai 6 Mei

Agung pun menghimbau kepada pengguna jalan agar memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima. Di sisi lain juga harus tetap tertib berkendara dengan memperhatikan batas kecepatan minimal 60 Km per jam dan maksimal 100 Km per jam.

Pada kondisi hujan batas kecepatan maksimal 70 Km per jam. Selain itu juga harus pastikan saldo uang elektronik Anda terisi cukup hingga lokasi tujuan dan selalu gunakan uang elektronik yang sama saat bertransaksi di gerbang masuk dan keluar demi kenyamanan bertransaksi.

“Kita koordinasi dengan kepolisian jika kondisi lalu lintas padat dan ada diskresi dari kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas maka akan diberlakukan contraflow. Tapi kan ini lalu lintasnya normal malah di bawah kondisi normal kan,” jelasnya.

Beberapa titik penyekatan yang dimaksud adalah pertama GT Palimanan Utama. GT ini menjadi pintu masuk dan keluar kendaraan menuju Jawa Tengah maupun Cirebon.
“Cirebon sudah pasti ada tuh setelah GT Palimanan Utama (penyekatan kendaraan saat larangan mudik),” ucapnya.
Kemudian titik kedua yang sudah pasti akan ada penyekatan kendaraan adalah GT Kertajati. Penyekatan yang dilakukan ini setelah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) itu melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.
“Jadi ada di wilayah Gerbang Tol sayap contohnya Kepolisian Majalengka. Jadi mungkin nanti di Kertajati akan ada penyekatan jadi dicheck,” jelasnya.
Selain itu, ada beberapa GT tol sayap lainnya yang direncanakan untuk dilakukan penyekatan oleh pihak kepolisian.  Adapun beberapa GT yang dimaksud yakni, Gerbang Tol (GT) Subang, GT Cikedung, GT Kertajati, dan GT Sumberjaya.
Namun untuk beberapa Gerbang Tol ini masih harus dilakukan koordinasi dahulu dengan pihak kepolisian. Mengingat,  beberapa GT sayap di ruas tol Cipali ini melewati beberapa Kabupaten yang terdiri dari Purwakarta, Subang, Indramayu, Majalengka dan Cirebon.
“Kan kita melalui 5 Kabupaten, Purwakarta, Subang, terus Indramayu, Majalengka terus , Cirebon. Kertajati sudah, Subang juga kemungkinan ada di situ nah yang lainnya mungkin di minggu ini kita ada koordinasi lagi,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini