Laba Prodia Naik 356,4% di Kuartal I-2021

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 04 Mei 2021 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 278 2405512 laba-prodia-naik-356-4-di-kuartal-i-2021-2pt96CHT6C.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mempertahankan performa profitabilitas yang kokoh dengan laba bersih yang meningkat sebesar 356,4% menjadi Rp158,75 miliar pada kuartal I-2021. Selain itu, margin laba bersih dan margin EBITDA masing-masing mengalami peningkatan menjadi sebesar 25,4% dan 36,8 persen.

Prodia mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih per 31 Maret 2021 sebesar 59,8% menjadi Rp625,53 miliar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp391,37 miliar.

Baca juga: Prodia Bagi-Bagi Dividen Rp171,99/Saham

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, pada kuartal I-2021 Perseroan mencatatkan pertumbuhan kinerja yang baik dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pencapaian kinerja kuartal I-2021 menunjukkan posisi keuangan yang sehat dan struktur permodalan yang kuat sehingga memampukan kami untuk mengantisipasi ketidakpastian pasar, dan mengeksekusi strategi untuk pertumbuhan jangka panjang bagi bisnis Prodia.

"Kami fokus pada keunggulan operasional Perseroan dan upaya menjaga pertumbuhan pendapatan dan laba. Kami juga terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses kerja, meningkatkan layanan bagi pelanggan dan mengakselerasi transformasi digital layanan kesehatan,” ujar Dewi dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

 Baca juga: Prodia Bukukan Laba Rp268,7 Miliar di Tengah Covid-19

Kenaikan pendapatan bersih pada kuartal I-2021 ditopang oleh kontribusi pendapatan dari masing-masing segmen pelanggan. Segmen pelanggan individu dan rujukan dokter menyumbang sebesar 67,6 persen kepada pendapatan Perseroan.

Sedangkan, kontribusi segmen referensi pihak ketiga dan klien korporasi sebesar 32,4% terhadap pendapatan Perseroan. Pendapatan tes esoterik juga mengalami pertumbuhan menjadi sebesar Rp252,69 miliar seiring dengan meningkatnya jumlah permintaan tes esoterik pada kuartal I-2021 menjadi sebanyak 516.711 tes.

Adapun total aset Perseroan pada kuartal I-2021 tercatat meningkat sekitar 7,6 persen menjadi Rp2,40 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Aset lancar menjadi Rp1,56 Triliun dan Aset non lancar menjadi Rp844,96 miliar.

Sedangkan, total liabilitas meningkat sekitar 0,9 persen menjadi Rp447,83 miliar pada kuartal I-2021. Sementara itu, total Ekuitas naik menjadi sebesar Rp1,95 triliun dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp1,79 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini