Kenalin Nih, Vitalik Buterin Miliarder Kripto Termuda di Dunia

Fariza Rizky Ananda, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 04:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 455 2405399 kenalin-nih-vitalik-buterin-miliarder-kripto-termuda-di-dunia-zVI3TVJ7Rd.jpg Vitalik Buterin Miliarder Kripto Termuda di Dunia (Foto: Bloomberg/Forbes)

JAKARTA – Pembuat blockchain Ethereum pada tahun 2015 Vitalik Buterin menjadi miliarder kripto termuda di dunia pada usia 27 tahun.

Cryptocurrency Ethereum (Ether) melonjak melampaui USD3.000 untuk pertama kalinya pada Senin lalu, menandakan adanya kenaikan sebesar 325% sejak awal tahun ini.

Dilansir dari Forbes, Rabu (5/5/2021), Ether milik Buterin memiliki 333.520 ETH, senilai USD1,09 miliar atau setara Rp15,8 triliun (kurs Rp14.500 per USD), dengan harga Ether USD3.278 pada Senin kemarin.

Baca Juga: Miliarder-Miliarder Ini Cuan karena Uang Kripto 

Vitalik Buterin diketahui lahir pada tahun 1994 di kota Kolomna, tepat di luar Moskow. Dia kemudian pindah ke Kanada bersama keluarganya dan dibesarkan di Toronto.

Sebelum meluncurkan Ethereum, pada tahun 2012 ketika dia berusia 18 tahun, Buterin mendirikan Majalah Bitcoin bersama Mihai Alisie, yang kemudian bergabung dengan Buterin dalam mendirikan Ethereum.

Pada tahun 2014, Buterin dianugerahi Thiel Fellowship yang memberikan beasiswa USD100.000 bagi kaum muda di bawah usia 23 tahun untuk mengejar minat di luar dunia akademis. Beasiswa ini didanai oleh miliarder Peter Thiel, investor awal di Facebook dan lulusan Universitas Stanford.

Setahun kemudian, pengusaha Rusia-Kanada dan tim pengembang lainnya meluncurkan Frontier, yang mereka sebut "implementasi barebone dari proyek Ethereum".

Cryptocurrency Ether memiliki kapitalisasi pasar USD376 miliar, kedua setelah bitcoin yang senilai USD1,08 triliun. Nilai Ether telah melonjak sejak awal tahun, sebagian besar karena meningkatnya popularitas aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang bertujuan untuk menggantikan perantara keuangan tradisional seperti bank dan perusahaan asuransi.

Namun, Ethereum menghadapi persaingan ketat dari Binance Smart Chain (BSC), infrastruktur blockchain yang dikembangkan oleh pertukaran mata uang kripto terbesar di dunia, yang telah memproses rata-rata lebih dari 8 juta transaksi setiap hari sejak akhir April (Ethereum baru mencapai 1 juta). Blockchain terkemuka lainnya termasuk Algorand, Cardano, Polkadot, dan Solana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini