3 Rekomendasi Biar Ekonomi Indonesia Tumbuh di Kuartal II-2021

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 05 Mei 2021 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 05 320 2406234 3-rekomendasi-biar-ekonomi-indonesia-tumbuh-di-kuartal-ii-2021-wOIghnrKoJ.jpg Grafik ekonomi (Shutterstock)

JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) memberikan tiga rekomendasi agar pertumbuhan ekonomi bisa bergerak positif di kuartal II 2021. Sebelumnya, pertumbuhan Ekonomi Indonesia kuartal I 2021 minus 0,74% secara year on year (yoy).

"Pertama, perlu pemerataan program vaksinasi. Dibandingkan dengan negara-negara mitra dagang yang tumbuh positif, Indonesia sebagai negara yang masih tertinggal, terkontraksi," ujar Kepala Center Macroeconomics and Finance IInstitute for Development of Economics and Finance (INDEF) M. Rizal Taufikurahman dalam komferensi pers di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

 Baca juga: Ekspor Nonmigas Maret Tertinggi Sepanjang Sejarah, Mendag: Ekonomi Membaik

Menurut dia, perlunya percepatan dan pemerataan program vaksinasi, efektifitas serta akselerasi distribusi kebijakan Program Ekonomi Nasional (PEN) menjadi kunci strategisnya.

Kemudian, lanjut dia dalam menjaga optimisme pertumbuhan ekonomi tahun 2021 terutama di kuartal II, maka perlu didongkrak perbaikan konsumsi rumah tangga. Di antaranya perbaikan pendapatan agar daya beli semakin membaik.

 Baca juga: Ekonomi RI Minus 0,74%, Menko Airlangga: Tren Menuju Positif

"Jadi untuk mencapai pertumbuhan di atas 6% pada kuartal II 2021 dirasakan sangat berat, maka perlu ada perbaikan kinerja ekspansi kredit growth. Maka itu perlu ada perbaikan kinerja kredit yang bisa menggerakkan sektor riil," ungkap dia.

Sedangkan, pertumbuhan ekonomi global diprediksi akan membaik pada 2021. "Akan tetapi dengan kasus India, menjadi perhatian serius global karena bisa menyebabkan global risk guna perbaikan konsumsi global dan value chain global," tandas dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini