Laba Kimia Farma Anjlok 33,89% di Kuartal I-2021

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 06 Mei 2021 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 06 278 2406527 laba-kimia-farma-anjlok-33-89-di-kuartal-i-2021-iFS7cJw857.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mencatatkan penurunan laba bersih pada kuartal I-2021. Pada laporan keuangan per 31 Maret 2021, Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp17,29 miliar atau turun 33,89 persen dibanding 31 Maret 2020 sebesar Rp26,16 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan penjualan neto sebesar Rp2,30 triliun atau turun 4,24 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,40 triliun dengan laba per saham dasar Rp2,73.

 Baca juga: Kimia Farma Tebar Dividen Rp7,05 Miliar, Cek Jadwalnya

Adapun penjualan Perseroan terdiri atas penjualan lokal dan penjualan luar negeri. Penjualan lokal yang terdiri atas pihak ketiga lokal dan pihak berelasi menjadi kontributor utama penjualan sebesar Rp2,26 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp2,35 triliun.

Kemudian, penjualan luar negeri yang terdiri atas garam kina, obat dan alat kesehatan tercatat Rp32,83 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp51,99 miliar.

 Baca juga: Heboh Rapid Test Bekas di Bandara Kualanamu, Kimia Farma Diagnostik: Pelanggaran Berat!

KAEF mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di kuartal I-2021 menjadi Rp1,46 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,54 triliun. Beban usaha juga menurun menjadi Rp708,81 miliar dari sebelumnya Rp720,76 miliar. Beban keuangan juga turun menjadi Rp132,20 miliar dari sebelumnya Rp144,36 miliar.

Sementara itu, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas operasi tercatat Rp510,37 miliar, arus kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp86,51 miliar dan arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan tercatat Rp27,49 miliar.

Kimia mencatatkan liabilitas sebesar Rp10,34 triliun dan ekuitas Rp7,12 triliun. Adapun total aset perseroan menurun menjadi Rp17,46 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp17,56 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini