Mudik Dilarang, Konsumsi Listrik Diprediksi Naik saat Lebaran

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 07 Mei 2021 21:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 07 320 2407415 mudik-dilarang-konsumsi-listrik-diprediksi-naik-saat-lebaran-XjoWIqrS3L.jpg Listrik (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PLN Distribusi Jakarta Raya memperkirakan akan ada peningkatan beban pada konsumsi listrik pada lebaran tahun ini. Hal ini terjadi menyusul adanya kebijakan larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah pada periode 6-17 Mei 2021.

Baca Juga: Tenang! Pasokan Listrik saat Lebaran Aman, 6.211 Mw 'Nganggur'

General Manager PLN Disjaya Doddy B Pangaribuan mengatakan, konsumsi listrik pada hari H lebaran diprediksi sekitar 3.103 Megawatt (MW). Angka tersebut mengalami kenaikan 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 3.038 MW.

"Sebetulnya larangan mudik sudah berlaku dari tahun lalu. Kita melakukan proyeksi Hari H lebaran kita proyeksikan naik sekitar 2 persen. Dengan beban beban puncak hari pertama, 3.103 MW," ujarnya dalam acara paparan virtual, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga:  Resmikan Pengolah Sampah Jadi Listrik, Jokowi Acungkan 2 Jempol!

Sementara itu pada hari kedua lebaran atau pada tanggal 14 Mei 2021, diperkirakan beban puncak listrik mencapai 3.074 MW. Pada periode kedua juga mengalami kenaikan sebesar 2% dari yang semula 3.009 MW

"Di hari kedua 3.074,26 mw dari tahun 2020. Jadi itu yang kami proyeksikan. Kalau rinciannya, 13 Mei mencapai 3.103 MW, naik 2% dari 3.038 tahun lalu. Di 14 mei 3.009 MW, tahun ini kita proyeksikan 3.074 MW," jelasnya.

Doddy menambahkan, pihaknya memastikan siap untuk memenuhi kebutuhan listrik pada lebaran tahun ini. Pihaknya sudah menyiapkan petugas di lapangan untuk memastikan keamanan dan kebutuhan listrik saat lebaran bisa terpenuhi.

"Kami siap dengan seluruh dengan seluruh resourch yang ada kami juga melakukan pengamanan supaya kejadian bisa support," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini