Syamsul menuturkan, pemulihan kelistrikan sedikit terkendala karena lokasi yang sulit dijangkau.
"Ada kendala transportasi ke sana sehingga untuk membawa peralatan ada persoalan tersendiri. Apalagi alat berat tidak bisa masuk ke pulau tersebut sehingga terkesan agak lama. Tapi di terakhir saja, di awalnya begitu cepat," tuturnya.
Menurut dia, pemulihan listrik di NTT berjalan cepat berkat bantuan dari tim relawan, pemerintah daerah, TNI-Polri, stakeholder, dan masyarakat setempat. PLN mengerahkan 1.812 personil untuk memulihkan jaringan kelistrikan NTT.
"Kami juga mengerahkan relawan dari berbagai daerah. Artinya tidak hanya mengandalkan teman-teman dari NTT karena sebagian juga korban dari musibah yang terjadi. Sehingga kami perlu mengerahkan relawan yang berasal dari unit lain. Ini yang membuat proses pemulihan relatif cepat dibandingkan sebelumnya," tandasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.