Nah berikut penyebab kondisi keuangan jebol saat lebaran :
1. Pemikiran lebaran yang harus punya barang baru
Momen lebaran identik dengan barang-barang baru seperti baju baru, sepatu baru, gadget baru hingga kendaraan baru. Mindset inilah yang harus dihilangkan dari pikiran kita. Bahwa untuk kembali ke fitri tidak perlu memakai segala sesuatu yang serba baru.
" Karena lapar mata tidak bisa menyesuaikan dengan isi dompet yang mungkin sudah direncanakan untuk kebutuhan tertentu," katanya
2. Pemberian uang THR
Memberikan uang tunjangan hari raya kepada sanak saudara merupakan tradisi masyarakat Indonesia. Apalagi bagi yang memiliki uang pas-pasan bisa membuat kondisi keuangan anda.
" Pemberian uang THR atau angpau juga menjadi penyebab dompet tekuras. Jadi harus ada perhitungan budget yang disesuaikan saat membagikan uang THR," tandasnya
3. Harga barang pokok naik saat lebaran
Sudah menjadi hal lumrah jika menjelamh lebaran Ramadan harga barang-barang kebutuhan pokok naik. Penyebabnya adalah tingginya permintaan di waktu yang bersamaan, sementara ketersediaan barang terbatas. Dampaknya, harga barang atau produk tersebut melonjak naik.
" Karena harga barang dan produk tersebut sudah pasti membuat Anda mengeluarkan dana lebih untuk memenuhi kebutuhan tersebut," bebernya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.