Tak Main-Main! Jakarta Diprediksi Tenggelam pada 2050

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 15 Mei 2021 09:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 15 320 2410383 tak-main-main-jakarta-diprediksi-tenggelam-pada-2050-HkmYPBttAt.jpg Ilustrasi Perkotaan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Kota Jakarta menempati peringkat teratas dalam daftar kota paling berisiko di dunia. Bahkan Jakarta diprediksi akan tenggelam. Jakarta tenggalam pada tahun 2050.

Dalam laporan yang disusun Verisk Maplecroft, Jakarta yang berpenduduk 10 juta orang ini dinilai sebagai kota paling rentan di dunia terhadap risiko lingkungan. Naiknya permukaan laut dan penurunan tanah menjadikan Jakarta kota yang paling cepat tenggelam di dunia.

Baca Juga: Penggunaan Air Tanah Berlebihan Buat Jakarta Tenggelam? Ini Faktanya!

Dengan banjir sudah sering terjadi, sebagian kota metropolitan tersebut diperkirakan akan berada di bawah air atau tenggelam pada tahun 2050. Jakarta juga tercemar polusi udara karena pembangkit listrik tenaga batu bara.

Melansir The Guardian, Sabtu (15/5/2021), 99 dari 100 kota paling rentan di dunia berada di benua Asia. 99 kota di dunia yang paling rentan terhadap bahaya lingkungan berada di Asia dan 80% berada di India atau China, menurut penilaian Verisk Maplecroft.

Baca Juga: Jakarta Akan Tenggelam, Properti Jakarta Utara Tetap Mengkilap

Jakarta yang dilanda polusi, banjir dan gelombang panas, menduduki peringkat teratas. Delhi (India) menempati urutan kedua pada indeks global 576 kota, yang disusun oleh Verisk Maplecroft, diikuti di India oleh Chennai (ketiga), Agra (keenam), Kanpur (10), Jaipur (22) dan Lucknow (24). Mumbai, dengan populasi 12,5 juta, berada di urutan ke-27.

Penilaian polusi udara dibobotkan pada dampak partikel mikroskopis yang merusak kesehatan yang dikenal sebagai PM2.5, yang sebagian besar disebabkan oleh pembakaran batu bara dan bahan bakar fosil lainnya.

Di luar Asia, Timur Tengah dan Afrika utara memiliki proporsi kota berisiko tinggi terbesar di semua kategori ancaman, dengan Lima satu-satunya kota non-Asia yang masuk dalam 100 Teratas.

China, meski lebih kaya dari India, juga menghadapi tantangan lingkungan yang berat. Dari 50 kota di seluruh dunia yang paling dilanda polusi air, 35 kota berada di China.

Ketika berbicara tentang pemanasan global dan pengaruhnya, fokusnya bergeser tajam ke sub-Sahara Afrika. Benua ini akan terkena dampak paling parah bukan hanya karena kekeringan, gelombang panas, badai dan banjir, tetapi juga karena perlengkapannya sangat buruk untuk mengatasinya.

"Dua kota terpadat di Afrika, Lagos dan Kinshasa, termasuk di antara mereka yang berisiko tertinggi," kata laporan itu. Kota-kota lain yang sangat rentan termasuk Monrovia, Brazzaville, Freetown, Kigali, Abidjan dan Mombasa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini