Warga Serbu Mal saat Mudik Dilarang, Kunjungan Naik 30%

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 17 Mei 2021 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 17 320 2411212 warga-serbu-mal-saat-mudik-dilarang-kunjungan-naik-30-POrlI1OuuS.png Situasi Mal (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Larangan mudik di tengah libur Lebaran ternyata memberikan dampak besar kepada tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan atau mal. Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) melihat tingkat kunjungan warga ke mal baik di kota besar maupun di daerah naik selama Idul Fitri.

Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah mengatakan dengan dilarangnya mudik traffic pengunjung ke pusat perbelanjaan cukup meningkat.

"Meskipun tidak semua rata, tapi secara total, ada kenaikan pengunjung sebanyak 30 persen selama libur lebaran," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (17/5/2021)

Dia juga menjelaskan, kenaikan pengunjung mal tidak hanya terjadi di kota besar saja. Namun mal-mal di daerah pengunjungnya juga meningkat.

"Arus mudik kita lihat kan gak macet tuh, jadi kenaikan pengunjung mal yang di daerah tuh murni orang - orang di daerah yang mau belanja. Mal - mal di daerah juga ramai, artinya lebaran ini benar - benar momen untuk belanja," jelasnya.

Baca Juga: 20 Tempat Budaya di DKI Jakarta Ditutup, Mall Diprediksi Dipadati Pengunjung

Meskipun meningkat, lanjut Budihardjo, mal-mal di daerah perkantoran justru menurun. Hal ini disebabkan karena tidak adanya pekerjaan kantor yang masuk.

"Gak semuanya mal meningkat rata. Yang lucunya mal yang di daerah perkantoran sepi seperti Mal Pasific place dan Grand Indonesia itu agak sepi. Karena tidak ada orang kantoran.Sementara mal yang dekat dengan perumahan mengalami peningkatan. Jadi seperti mal yang ada di Depok, Tanggerang, BSD dan Bekasi ramai Malnya. Karena orang gak kerja kan," tandasnya.

Baca Juga: Pengusaha Mal dan Ritel Tolak Tutup Selama Libur Lebaran

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini