Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vaksinasi Gotong Royong Dinilai Kemahalan, Pekerja Khawatir Gaji Dipotong

      Vaksinasi Gotong Royong Dinilai Kemahalan, Pekerja Khawatir Gaji Dipotong
Jokowi Saksikan Vaksinasi Gotong Royong (Foto: BPMI Setpres)
A
A
A

Kemudian, Shinta menyadari bahwa banyak perusahaan yang terdampak Covid—19 dan tidak mampu membeli vaksin sehingga harus menunggu program pemerintah.

"Tapi ada juga banyak perusahaan besar, makanya didahulukan yang seperti industri manufaktur besar, karena kalau mereka menunggu vaksin gratis satu per satu itu kan jumlahnya sangat sedikit.

"Jadi mereka membeli untuk membantu pemerintah supaya anggaran pemerintah bisa terbantu dengan adanya biaya yang keluar dari perusahaan untuk membiayai vaksin," kata Shinta.

Shinta menambahkan, target vaksin Gotong Royong diberikan kepada 20 juta pekerja, namun semua itu tergantung dari jumlah vaksin yang didapat.

Hingga kini, berdasarkan data Kadin, terdapat 22.736 perusahaan yang terdaftar dengan lebih dari 10 juta pekerja.

Presiden Joko Widodo menghadiri pemberian perdana vaksin gotong royong di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (18/05) - terdapat 18 perusahaan yang telah memulai vaksinasi Gotong Royong.

Dalam kesempatan itu, Jokowi berharap agar vaksinasi Gotong Royong dapat mempercepat proses vaksinasi pemerintah di tengah sulit mencari bahkan membeli vaksin karena diperebutkan 215 negara.

"Untuk vaksin gotong royong tahap pertama kita sudah mendapatkan 420 vaksin dan diharapkan akan mendapatkan supply yang lebih banyak sehingga vaksinasi Gotong Royong bisa mempercepat target vaksinasi nasional yaitu 181,5 juta orang," katanya.

Ditargetkan, maksimal akhir September 2021, sekitar 70 juta orang sudah divaksin sehingga kurva penularan covid sudah di bawah dan industri dapat berproduksi kembali dalam suasana yang normal.

"Vaksinasi ini juga diharapkan bisa memulihkan ekonomi kita, kuartal pertama 2021 minus 0,74%. Kita semua berharap dengan kerja keras di kuartal kedua sesuai dengan target kurang lebih 7% bisa kita capai karena produksi di semua lini perusahaan bisa begerak normal kembali," kata Jokowi.

Vaksinasi Gotong Royong yang diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 adalah vaksinasi yang diberikan kepada karyawan/karyawati swasta, keluarga dan individu lain dalam keluarga yang pembiayaannya dibebankan kepada badan hukum atau badan usaha.

Pemerintah telah menetapkan harga tertinggi vaksin Covid-19 yang disalurkan melalui skema gotong royong sebesar Rp439.570 per dosis - terdiri dari pembelian vaksin sebesar Rp321.660 dan layanan vaksinasi Rp117.910. Sehingga total vaksinasi untuk satu orang (dua kali suntik) sebesar Rp879.140.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di fasilitas kesehatan non-pemerintah agar tidak menganggu jalannya program vaksinasi pemerintah.

Kemudian, vaksin yang digunakan pada tahap awal adalah vaksin Sinopharm, dan selanjutnya yaitu vaksin CanSino yang berasal dari China.

Vaksin Sinopharm telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia dan lolos uji tes Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Untuk perusahaan yang ingin mendaftarkan karyawannya mengikuti program vaksinasi Gotong Royong dapat mendaftarkn melalu Kadin di https://vaksin.kadin.id

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement