Ini Nasib Peserta CPNS dengan Suhu Tubuh di Atas 37,3 Derajat

Dita Angga R, Jurnalis · Rabu 19 Mei 2021 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 19 320 2412527 ini-nasib-peserta-cpns-dengan-suhu-tubuh-di-atas-37-3-derajat-NXMvzwajGp.jpg CPNS 2021 Segera Diselenggarakan. (Foto: Okezone.com/Kemenkumham)

JAKARTA - Seleksi CPNS dan PPPK 2021 segera dilakukan. Peserta seleksi pun harus mengikuti pedoman pelaksanaan seleksi dengan protokol kesehatan.

Menurut Karo Humas BKN Paryono bagi peserta yang memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat celcius akan dilakukan pemeriksaan ulang paling banyak dua kali dengan jarak waktu pemeriksaan 5 menit.

“Dan ditempatkan pada tempat yang ditentukan di titik lokasi seleksi,” katanya dalam keterangan persnya, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga: Peserta CPNS Wajib Isolasi Mandiri 14 Hari Sebelum Ikut Seleksi

Dia mengatakan jika hasil pemeriksaan ulang kedua peserta tetap memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat celcius maka dilakukan pemeriksaan oleh tim kesehatan untuk mendapat rekomendasi layak tidaknya mengikuti ujian.

“Jika peserta dinyatakan tidak direkomendasikan mengikuti ujian, maka peserta seleksi diberikan kesempatan mengikuti seleksi pada sesi cadangan sesuai rekomendasi tim kesehatan dengan jadwal yang ditetapkan BKN setelah Panitia Instansi berkoordinasi dengan BKN. Apabila tidak mengikuti seleksi pada sesi cadangan, maka peserta seleksi tersebut dianggap gugur,” paparnya.

Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka, Virus Corona Dilarang Masuk

Sementara itu Paryono mengatakan bagi peserta yang terkonfirmasi positif covid-19 dan berstatus menjalani isolasi wajib melaporkannya kepada panitia instansi yang dilamar. Lalu panitia instansi bersurat kepada Kepala BKN yang berisi permohonan agar peserta seleksi CPNS yang terkonfirmasi positif covid-19 dapat dijadwalkan di akhir seleksi. Dimana tes tersebut dilaksanakan di lokasi tempat peserta tersebut mengikuti seleksi atau lokasi BKN terdekat.

“Surat permohonan disampaikan dengan melampirkan bukti surat rekomendasi dokter dan/atau hasil swab PCR dan keterangan menjalani isolasi dari pejabat yang berwenang. Lalu BKN akan mengatur kembali jadwal peserta seleksi,” ungkapnya.

Lalu untuk peserta seleksi yang terkonfirmasi positif covid-19 dan tidak sedang menjalani isolasi atau sudah menjalani isolasi maka panitia seleksi instansi melaporkan kepada tim pelaksana CAT BKN. Kemudian dibuatkan berita acara peserta terkonfirmasi positif covid-19 sesuai lampiran surat edaran.

“Dan peserta dapat mengikuti seleksi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan di ruangan khusus yang disediakan di titik lokasi,” tuturnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini