Begini Sejarah Berdirinya ATM Link dari Transaksi Gratis hingga Kini Berbayar

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 24 Mei 2021 05:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 23 320 2414378 begini-sejarah-berdirinya-atm-link-dari-transaksi-gratis-hingga-kini-berbayar-SBFgSa58DM.jpg Biaya Tarik Tunai (Foto: Okezone)

JAKARTA - Manajemen Bank Himbara (BRI, BTN dan BNI) mengeluarkan kebijakan baru terkait transaksi menggunakan ATM Link. Awalnya, tak menerapkan biaya saat penarikan tunai, tapi kini setiap nasabah akan dikenakan tarif ketika memanfaatkan ATM tersebut.

Nasabah Bank Himbara per 1 Juni nanti akan dikenakan biaya setiap transaksinya. Misalnya seperti tarik tunai, cek saldo dan transfer. Transaksi cek saldo di mesin ATM tersebut akan dikenakan tarif Rp 2.500 dari semula Rp 0 alias gratis. Sementara itu, untuk transaksi penarikan tunai akan dikenakan biaya sebesar Rp 5.000.

Saat ini sudah terdapat 53 ribu ATM Link yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dulunya ATM Link menawarkan banyak keuntungan bagi nasabah Bank Himbara (Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN), yang melakukan transaksi melalui ATM Link yaitu:

Pada awal pembentukannya, gabungan ATM ini untuk memberikan efisiensi. Di mana Pengelolaan ATM secara bersama pada satu perusahaan switching oleh BUMN perbankan bakal membuat penghematan biaya operasional bagi pihak perbankan dan penghematan biaya transaksi bagi masyarakat pengguna ATM.

Baca Selengkapnya: Tarik Tunai di ATM Link yang Tak Lagi Gratis, Ini Sejarahnya

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini