BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Jadi Galau

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 24 Mei 2021 16:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 278 2414757 bi-diramal-tahan-suku-bunga-acuan-rupiah-jadi-galau-JR6GgLZliN.jpeg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup stagnan pada awal pekan ini. Mata uang Garuda di level Rp.14.355 atau tidak berubah dari perdagangan sebelumnya.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa pelaku pasar memperkirakan Bank Indonesia (BI) masih tetap mempertahankan suku bunga acuan pada bulan ini.

"BI mempertahankan suku bunga sambil menunggu komitmen perbankan baik perbankan plat merah maupun perbankan swasta untuk menurunkan suku bunga kredit lebih dalam lagi." kata Ibrahim dalam riset hariannya, Senin (24/5/2021).

Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Parkir di Level Rp14.345/USD

Dia menjelaskan, Gubernur Perry Warjiyo menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Mei 2021 pada 24-25 Mei. Konsensus pasar yang dihimpun para analis memperkirakan suku bunga acuan masih bertahan di 3,5%.

"Sejak pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) mengobrak-abrik perekonomian nasional, BI tidak tinggal diam. BI 7 Day Reverse Repo Rate diturunkan 200 basis poin ke 3,5%. Ini adalah suku bunga acuan terendah dalam sejarah Indonesia merdeka." Ujarnya

Selain itu, BI juga memberikan pelonggaran makroprudensial. Konsumen yang ingin mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maupun Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) tidak perlu menyiapkan uang muka, cukup bayar angsuran bulanan.

Baca Juga: Intip Perjalanan Pengelolaan Rupiah, dari Dicetak hingga Dimusnahkan

"Semua ini dilakukan untuk memberi 'pelumas' agar perekonomian Tanah Air bisa bergerak lebih mulus. Namun sepertinya perbankan belum bergerak dalam irama yang sama." Tambahnya

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.340 - Rp14.380.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini