2 Calon Ketum Kadin Setor Rp2 Miliar, untuk Apa Ya?

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 24 Mei 2021 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 320 2414802 2-calon-ketum-kadin-setor-rp2-miliar-untuk-apa-ya-lvUbzBm6kx.png Caketum Kadin (Foto: Ferdi Rantung/MNC Portal)

JAKARTA - Dua calon ketua umum (ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid secara resmi mendaftarkan diri di Gedung Menara Kadin Jakarta. Bahkan, keduanya telah menyetor uang senilai Rp2 miliar yang menjadi syarat untuk jadi calon ketua umum Kadin Indonesia.

Arsjad Rasjid merupakan Direktur Utama PT Indika Energy Tbk, sementara Anindya Bakrie Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk. Anindya dan Arsjad juga memberikan berkas kepada ketua Steering committee Kadin Benny Soetrisno.

"Sesuai dengan yang tertera kita harus membayar Rp2 miliar dan kita sudah transfer ke rekening Kadin," ujar Arsjad usai menyerahkan berkas di Gedung Menara Kadin Jakarta, Senin (24/5/2021).

Baca Juga: Anindya Bakrie Serahkan Dokumen Pencalonan Ketua Umum Kadin 

Berbeda dengan Arsjad, Anin menyerahkan biaya pendaftarannya secara langsung. Dia menggunakan selembar cek dengan logo salah satu bank BUMN.

"Ya Rp2 miliar sebagai persyaratan administrasi saja," kata Anindya.

Sementara itu, Benny menjelaskan bahwa uang ini merupakan syarat administrasi yang harus dikeluarkan bagi calon ketua umum.

"Ini merupakan kontribusi calon ketua umum untuk biaya penyelenggaraan," kata Benny.

Benny berharap, bahwa Munas Kadin yang dilakukan pada 2 sampai 4 Juni 2021 di Bali berjalan dengan baik serta siapa pun yang terpilih dapat menjalankan tugasnya sebagai mitra pemerintah.

"Kadin ini kan mitra pemerintah jadi kadin ini harus bisa mensupport kehendak Pemerintah. Artinya seperti UU Cipta kerja, literasi digital, vaksinasi dan pemulihan ekonomi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini