IPO Awal Juni, Pengembang Ini Incar Dana Rp150 miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 278 2418036 ipo-awal-juni-pengembang-ini-incar-dana-rp150-miliar-Nya2KHOc0t.jpg Ilustrasi IPO (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Triniti Dinamik Group akan segera melepas sahamnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Initial Public Offering (IPO). Direncanakan, Triniti Dinamik akan melantai di bursa dengan kode saham TRUE pada awal Juni mendatang.

Presiden Direktur Triniti Dinamik Samuel S Huang mengatakan, pihaknya akan melepas sekitar 20% sahamnya. Di mana dari hasil IPO ini pihaknya mengincar dana sebesar Rp150 miliar.

Samuel sendiri mengaku sudah melapor ke BEI dan OJK terkait rencana IPO. Seluruh persyaratan administrasi juga sudah diselesaikan sehingga awal Juni nanti perseroan sudah melantai di BEI.

Baca Juga: Simak! Keuntungan Klub Sepak Bola Indonesia Masuk Pasar Modal

“Kami akan melepas sekitar 20% saham ke publik senilai Rp150 miliar. Sudah ada beberapa investor yang tertarik termasuk dari luar negeri,” ujarnya dalam keteranganya, Senin (31/5/2021).

Nantinya lanjut Samuel, dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembanhan proyek rumah tapak atau landed house untuk kalangan milenial. Khususnya untuk membayar tanah di Batam, Kepulauan Riau. Perseroan saat ini tengah melakukan pengembangan proyek The SMITH- Office, SOHO & Residence di Alam Sutera.

Baca Juga: Klub Sepak Bola Indonesia Didorong Masuk Pasar Modal, Ini Sederet Catatan Investor

Selain itu, dana IPO akan dipakai untuk biaya operasional, serta memperluas ruang kantor. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan perkembangan bisnis dan penambahan sumber daya manusia (SDM) perseroan.

“Kami optimistis penawaran saham perdana TRUE akan mendapat respon yang baik dari pasar mengingat selama ini rekam jejak Triniti Dinamik sangat bagus, kami menyiapkan dan menyelesaikan pembangunan semua proyek tepat waktu sehingga kepercayaan konsumen tinggi. Seperti yang saya selalu katakan bahwa bisnis properti ini adalah bisnis kepercayaan,” jelas Samuel.

Sementara itu, Komisaris Utama Triniti Dinamik Heriyanto Tandra mengatakan, pihaknya sangat optimistis bisa melantai di bursa. Optimisme tersebut didorong oleh kondisi dan prospek properti ke depan.

Di mana menurutnya, pertumbuhan properti di Indonesia terus menuju arah membaik. Belum lagi, kebutuhan hunian masih cukup tinggi khususnya untuk kaum milenial baik high rise building maupun rumah tapak.

“Mungkin kami akan fokus pada segmen pasar yang paling terserap saat ini di pasar yakni milenial. Kalau dulu banyak yang membangun proyek premium, maka sekarang kami akan bangun yang banyak diserap pasar misalnya rumah tapak untuk milenial. Lokasinya juga tidak hanya di Jabodetabek, tetapi juga di daerah lainnya,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini